Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 26 Juni 2026, 11:04 WIB 2,165 PDF

Warga Nglebak Bersatu, Mariyono Tersangka Gara-gara Gotong Royong Perbaiki Jalan

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Nglebak Bersatu, Mariyono Tersangka Gara-gara Gotong Royong Perbaiki Jalan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Mariyono, yang akrab disapa Peyek, kini harus berurusan dengan hukum. Padahal, warga Desa Nglebak, Kecamatan Kradenan, justru mengenalnya sebagai sosok sederhana yang aktif dalam kegiatan sosial dan gotong royong.

Peyek ditunjuk warga sebagai koordinator perbaikan jalan akses desa yang menghubungkan Nglebak dengan sejumlah desa lain menuju Kota Ngawi. Jalan tersebut merupakan urat nadi kehidupan warga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Namun, di tengah upaya perbaikan fasilitas publik yang dilakukan gotong royong, Peyek justru ditetapkan sebagai tersangka oleh GAKUM Kehutanan berdasarkan laporan pengelola KHDTK UGM. Ia diduga melakukan pembukaan lahan di kawasan hutan yang berkaitan dengan akses pengangkutan tebu ilegal.

Bantahan keras datang dari masyarakat Nglebak. Menurut warga, kegiatan yang dilakukan adalah normalisasi drainase dan pengerukan parit menggunakan alat berat—bukan pembukaan lahan baru di kawasan hutan.

Sejumlah warga menyatakan siap bersaksi. Kariadi, Briyan, Prastyo, Darso, Yudi, dan Guswanto mengaku mengetahui langsung jalannya kegiatan.

“Yang kami lakukan hanya perbaikan badan jalan dan normalisasi drainase agar akses layak dilalui, bukan membuka kawasan hutan,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat menilai Peyek hanya menjalankan amanah, bukan kepentingan pribadi. Hingga kini, ia masih menjalani proses hukum di Mapolda Jawa Timur.

Kasus ini memicu pertanyaan publik: apakah koordinator gotong royong perbaikan jalan layak diproses sebagai pelaku tindak pidana?

Berbagai kalangan menyuarakan solidaritas melalui gerakan #SavePeyek. Warga berharap proses hukum berjalan adil, transparan, dan menghormati asas praduga tak bersalah.

Masyarakat juga meminta perhatian Bupati Blora dan DPRD Kabupaten Blora—bukan untuk mengintervensi hukum, melainkan memastikan pendampingan hukum layak dan perlindungan hak-hak warga.

“Perjuangan ini bukan hanya tentang satu orang, tapi juga tentang penghormatan pada semangat gotong royong dan hak masyarakat atas infrastruktur layak,” ujar warga, Jum’at (26/6/2026).

Kebenaran, menurut mereka, harus dibangun di atas pembuktian utuh melalui proses hukum yang adil—bukan semata-mata narasi yang berkembang di ruang publik.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi