Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (16 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (22 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
NASIONAL 19 September 2026, 10:53 WIB 4,753 PDF

Saksi D Absen, Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN AJW Tetap Lanjut

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Saksi D Absen, Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN AJW Tetap Lanjut
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS — Tim Pemeriksa Penanganan Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN berinisial AJW kembali menggelar pemeriksaan saksi, Jumat (18/9/2026). Namun, salah satu saksi berinisial D yang sebelumnya telah diundang untuk memberikan keterangan tidak hadir.

Kabag Hukum Setda Blora, Slamet Sutiono, yang menjadi salah satu anggota Tim Pemeriksa, mengatakan ketidakhadiran saksi D telah disampaikan kepada salah satu anggota tim melalui pesan WhatsApp.

“Yang bersangkutan tidak hadir dalam pemeriksaan. Artinya, yang bersangkutan tidak menggunakan haknya untuk memberikan atau membela diri karena sudah diundang tetapi tidak hadir,” ujar Slamet.

Menurutnya, Tim Pemeriksa masih akan memanggil satu saksi lainnya berinisial W pada pekan depan. Saksi tersebut disebut mengetahui atau menyaksikan peristiwa yang sedang didalami tim.

“Kita akan mengundang saksi W minggu depan. Saat ini masih kita cocokkan harinya, kapan yang bersangkutan bisa hadir. Setelah itu baru kita simpulkan dan dituangkan dalam LHP,” jelasnya.

Slamet menegaskan, apabila saksi yang kembali dipanggil nantinya juga tidak hadir, Tim Pemeriksa akan tetap melanjutkan proses berdasarkan fakta, keterangan saksi yang telah diperoleh, serta bukti-bukti yang sudah ditemukan.

“Kalau saksi-saksi itu juga tidak hadir, ya sudah, kita simpulkan sesuai fakta-fakta dan bukti yang sudah ditemukan,” tegasnya.

Hingga saat ini, Tim Pemeriksa telah memanggil sekitar empat saksi. Mereka terdiri dari saksi pelaku, saksi yang melihat, maupun saksi yang mengalami atau mengetahui sejumlah peristiwa yang menjadi bagian dari dugaan pelanggaran tersebut.

“Sudah ada sekitar empat saksi yang kita panggil, termasuk saksi pelaku, saksi yang melihat, dan saksi yang mengalami beberapa peristiwa yang diduga oleh masyarakat ada perlakuan tidak senonoh,” katanya.

Menurut dia, seluruh keterangan dan bukti yang telah dikumpulkan masih berupa bagian-bagian fakta yang harus dirangkai secara utuh sebelum tim mengambil kesimpulan.

“Ini kan belum bisa kita simpulkan, terbukti apa belum. Kita baru mengumpulkan pecahan-pecahan fakta. Nanti kita gabungkan menjadi satu, sehingga apakah ini layak dianggap melanggar hukuman disiplin atau tidak,” jelasnya.

Terkait kemungkinan sanksi, Slamet menyatakan Tim Pemeriksa belum dapat menentukan jenis hukuman disiplin yang akan diberikan karena proses pemeriksaan belum selesai.

“Tim belum bisa menyampaikan sanksi apa yang diberikan karena belum kita simpulkan. Sementara masih diramu peristiwa-peristiwa ini, nanti kesimpulannya seperti apa, tim yang menentukan,” ujarnya.

Tim Pemeriksa terdiri dari Asisten I Sekda Blora, Inspektorat, BKD/BKPSDM, serta Bagian Hukum Setda Blora. Setelah seluruh keterangan dan bukti dinilai cukup, hasil pemeriksaan akan dirumuskan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sebagai dasar proses selanjutnya.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi