Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (16 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (22 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
NASIONAL 11 September 2026, 18:00 WIB 2,927 PDF

Kepala Dapur SPPG Sukorejo 2 Blora Dicopot Usai Keracunan MBG

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kepala Dapur SPPG Sukorejo 2 Blora Dicopot Usai Keracunan MBG
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, JAWA TENGAH — Badan Gizi Nasional (BGN) mencopot kepala dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukorejo 2 di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menyusul kasus keracunan yang menimpa 216 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Kepala BGN, Trenggono, menyatakan bahwa peristiwa tersebut tergolong fatal karena tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). “Kepala dapurnya pun jelas kita copot ya karena dia juga tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Tidak patuh terhadap SOP itu harus kita copot,” ujarnya usai mengecek dapur SPPG Sukorejo 2.

Selain mencopot kepala dapur, BGN juga menghentikan operasional dapur tersebut selama 30 hari, suspend berat 30 hari. Kalau ini yang jelas cukup jelek gitu. Setelah 30 hari akan diadakan suspend permanen gitu ya. Menurutnya, kondisi dapur SPPG Sukorejo 2 sangat tidak memenuhi syarat.

“Banyak sekali ya SOP yang tidak dilaksanakan,” ujar dia.

Dalam kunjungannya ke Blora, Trenggono juga menjenguk korban keracunan MBG di rumah sakit. Ia menyebut kondisi para korban sudah membaik.

“Ya, sekali lagi hampir semua sudah alhamdulillah sudah membaik ya. Tinggal ada tiga orang yang mungkin ke depan juga segera pulih,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Sukorejo 2 Tunjungan, Afib Jaelani, saat dimintai keterangan menyampaikan pernyataan yang tidak sepenuhnya jelas terkait kejadian tersebut. Ia menyebut akan menerima segala kemungkinan penilaian pihak lain terhadap dapurnya.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi