Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (9 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (14 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (17 jam yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
PENDIDIKAN Surakarta 07 November 2026, 16:15 WIB 49 PDF

Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar

Herki Mahendra
Oleh: Herki Mahendra • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Herki Mahendra

SURAKARTA – INFODESANEWS. COM | Lebih dari 12.500 guru Muhammadiyah menghadiri Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Jawa Tengah yang digelar pada Sabtu (7/11/2026) di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS. Kegiatan ini diikuti oleh guru Muhammadiyah dari Jawa Tengah, sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.

Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M. Pd., selaku Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia menyampaikan materi Arahan dan Kebijakan Pendidikan. Ia menegaskan bahwa kemajuan pendidikan Indonesia tidak terlepas dari kontribusi guru-guru di lembaga pendidikan swasta, khususnya Muhammadiyah.

"Pendidikan di Indonesia tidak akan menjadi besar tanpa kontribusi Bapak dan Ibu semuanya di pendidikan swasta, terutama dari Muhammadiyah," ungkapnya.

Menurutnya, guru swasta merupakan salah satu pilar penting pendidikan nasional karena berperan memperluas akses pendidikan, meningkatkan mutu, serta memberikan pengabdian kepada masyarakat. Kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan bahkan telah berlangsung sejak sebelum Indonesia merdeka.

Nunuk juga menyoroti empat tantangan utama yang perlu mendapat perhatian bersama, yakni kesejahteraan, profesionalisasi, kompetensi, dan perlindungan guru. Keempat aspek tersebut menjadi bagian penting dalam agenda transformasi guru agar kualitas pendidikan dapat terus ditingkatkan.

"Kita perlu mengakui bahwa kesejahteraan guru swasta adalah tanggung jawab kita semua," tegasnya.

Ia berharap para guru Muhammadiyah senantiasa mengembangkan diri melalui semangat belajar, berbagi pengetahuan, dan bertumbuh bersama. Menurutnya, kebijakan pendidikan yang baik harus mampu memahami serta menjawab realitas yang dihadapi guru di lapangan.

Sementara itu, dalam tausiyah pendidikan, Prof. Dr. KH. Din Syamsuddin, M. A., Ph. D., menyampaikan bahwa profesi guru merupakan pekerjaan mulia dalam perspektif Islam.

Ia mengingatkan bahwa setiap manusia dilahirkan dengan membawa fitrah kemanusiaan dan potensi untuk berkembang.

"Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Meskipun kecil gajinya, besar pahalanya," tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa manusia terlahir dalam keadaan fitrah dan memiliki naluri untuk bertuhan. Namun, lingkungan eksternal dapat mempengaruhi perkembangan fitrah tersebut. Karena itu, pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga, terutama orang tua di rumah.

Lebih lanjut, Din Syamsuddin menguraikan bahwa manusia diciptakan untuk menjalankan tugas sebagai khalifah fil ardh, yakni wakil Allah di muka bumi yang memiliki tanggung jawab membangun peradaban. Dalam menjalankan tugas tersebut, pendidikan perlu dilakukan secara komprehensif dan holistik. (Redslo)


Oleh: Herki Mahendra Editor: Herki Mahendra

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PENDIDIKAN #Surakarta #infodesanews #kabarindonesia
Herki Mahendra
Jurnalis Terverifikasi Penanggung Jawab Redaktur / Redaksi Surakarta

Herki Mahendra

Pernah Aktif Menulis di Jawa Pos Radar Solo, Harian Meteor Semarang, Redaktur Pelaksana Majalah Pendidikan Solo dan aktif menulis di beberapa media online nasional. MOTTO : Ubahlah Dunia dan Peradaban Lewat Karya Jurnalistik

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi