Jumat, 6 November 2026
TERKINI
• Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (3 jam yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (4 jam yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (4 jam yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (8 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (9 jam yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (10 jam yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (12 jam yang lalu) • Sengketa Lelang Rumah di Ngawen Blora Berakhir Damai, Debitur Kembali Dapatkan Hak atas Rumah (1 hari yang lalu) • Petani Tebu Blora Protes Manajemen PT GMM Jelang Giling 2027 (1 hari yang lalu) • Bimtek Aparatur Pemerintah Desa se-Kecamatan Tunjungan, Bekal Pengelolaan Keuangan dan Persiapan Pilkades 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL Blora 06 November 2026, 20:43 WIB 41 PDF

Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan

Sahid Simon
Oleh: Sahid Simon • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Sahid Simon

BLORA, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Blora menandatangani Kesepakatan Bersama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (PERSERO) di ruang rapat Setda, Jumat (6/11/2026).

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Bupati Blora Sri Setyorini bersama Direktur Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Blasius Popylus, disaksikan Forkopimda, Sekda, para asisten, OPD terkait, sejumlah camat, serta rombongan PT Agrinas Pangan Nusantara.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blora Sri Setyorini atau yang akrab disapa Budhe Rini menyampaikan terima kasih kepada Direktur Utama beserta seluruh jajaran PT Agrinas Pangan Nusantara yang telah mempercayakan Kabupaten Blora sebagai mitra pengembangan kawasan sentra produksi pangan.

"Kesepakatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 dan Nomor 16 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional," ucapnya.

Budhe Rini menuturkan, Kabupaten Blora memiliki potensi lahan dan sektor pertanian yang cukup besar. Melalui kerja sama ini, potensi tersebut akan dioptimalkan, termasuk pemanfaatan Barang Milik Daerah, untuk dikembangkan menjadi kawasan sentra produksi pangan yang produktif dan berkelanjutan.

Kepada PT Agrinas Pangan Nusantara, ia berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi petani Blora melalui peningkatan produktivitas, perluasan akses pasar, penciptaan peluang usaha, serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani. "Kami ingin petani lokal terlibat aktif dan menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan sentra produksi pangan ini," tegasnya.

Ia juga meminta OPD terkait memastikan keterlibatan dan kepentingan petani lokal menjadi prioritas, serta segera menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan, transparansi, dan akuntabilitas. "Mari kita bangun sinergi dan komitmen bersama untuk menjadikan Kabupaten Blora sebagai salah satu daerah yang berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional," pungkasnya.

Sementara itu, Direktur KSPP Brigjen TNI Blasius Popylus menjelaskan, PT Agrinas Pangan Nusantara merupakan perusahaan yang dibentuk atas arahan Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk transformasi dan penguatan sektor pangan nasional. Perusahaan ini memiliki fungsi utama dalam pengembangan sektor pangan serta bidang engineering atau rekayasa teknologi.

"Kehadiran Agrinas diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional," ucapnya.

Menurutnya, Presiden telah memberikan arahan agar seluruh potensi, baik sumber daya air, lahan pertanian, maupun sumber daya manusia, dimanfaatkan secara optimal guna mempercepat terwujudnya kemandirian pangan Indonesia. "Kami memiliki tujuan besar untuk mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai negara agraris," tuturnya.

Untuk wilayah Pulau Jawa, pengembangan kawasan strategis pangan akan diawali di Kabupaten Blora, selanjutnya direncanakan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, serta Kabupaten Cilacap. Pemilihan wilayah tersebut didasarkan pada potensi dan kesiapan kawasan dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Khusus di Blora, pihaknya akan mendorong optimalisasi kawasan pertanian agar menjadi sentra produksi yang produktif, dengan hasil produksi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan wilayah Jawa Tengah. Melalui pengembangan agrobisnis dan hilirisasi, hasil pertanian tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga diolah sehingga memiliki nilai tambah ekonomi.

"Kami ingin menempatkan petani sebagai subjek utama dalam program ini, bukan sekadar sebagai objek pembangunan," tambahnya.

Blasius juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kekompakan serta sinergi Pemkab Blora bersama seluruh unsur terkait. "Kami meyakini bahwa melalui kerja sama, komitmen, dan dukungan seluruh pihak, Blora dapat menjadi salah satu kawasan strategis dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional," pungkasnya.

Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan penukaran cinderamata dan foto bersama. **Red

Oleh: Sahid Simon Editor: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #Blora #infodesanews #kabarindonesia
Sahid Simon
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

Sahid Simon

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi