Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 21 Januari 2021, 19:10 WIB 512 PDF

Warga Binaan Pemasyarakatan Blora, Mengisi Kegiatan Dengan Bercocok Tanam

admin
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Binaan Pemasyarakatan Blora, Mengisi Kegiatan Dengan Bercocok Tanam
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS | Kepala Rutan kelas II B Blora, Dedi Cahyadi melalui Didik Sugiarto Kasubsi Pengelolaan, menerangkan bahwa adanya tanaman dengan sistem hidroponik sangat tepat di lakukan didalam Rutan.

Dok salag satu warga binaan dalm hobi menanam.

“Ide kreatif dengan memanfaatkan lahan yang sangat terbatas ini, salah satu bentuk upaya kami untuk melatih kemandirian para WBP, ” ungkapnya. Senin (24/01/2001)

Didik kembali menjelaskan, ide yang berawal dari salah seorang pegawainya tersebut diharapkan dapat membantu para WBP untuk mempunyai keahlian. Sehingga modal keterampilan ini dapat digunakan ketika sudah keluar dari Rutan Blora.

“Ini adalah panen perdana kami, kebetulan untuk pelatihan awal yang ditanam adalah sayuran kangkung,” tambahnya.

Lanjut kata Didik, proses produksi tanaman Kangkung mulai dari pembibitan hingga masa panen hanya membutuhkan waktu selama 27 hari.

Mulai penyemaian, perawatan, sampai pengemasan, semua proses melibatkan warga binaan yang didampingi oleh salah satu pegawai.

“Kangkung yang telah dipanen, sementara akan diolah oleh bidang dapur untuk dikonsumsi WBP. Tidak menutup kemungkinan untuk kedepannya juga akan kita kemas dan dijual. Yang jelas kita akan menambah varian baru seperti selada, sawi,” pungkasnya.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi