Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (13 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 31 Maret 2023, 13:21 WIB 1,017 PDF

Sikapi Kasus Pembunuhan, Kapolda Kalsel Turun Tangan

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sikapi Kasus Pembunuhan, Kapolda Kalsel Turun Tangan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KALSEL, INFODESANEWS – Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi turun tangan langsung berkait kasus pembunuhan di Desa Mengkauk, Kecamatan Pengaron pada hari Kamis (30/3/2023),

“Lanjut, Kapolda perintahkan Polres Banjar mengusut tuntas kasus terbunuhnya Sabriansyah (60).” di depan pers dan para Jurnalis Banjar, Irjen Andi Rian mengakui bahwa Aya atau Y satu terduga pembunuhan di Pengaron, Rabu (29/3/2023).

Pada mulanya sempat menghindari petugas, namun berhasil diburu dan dibawa ke Polres Banjar.”Kita yakin pelaku tidak satu orang saja, karena diduga masih dua orang pelaku yang masih kita cari.

Saya harap supaya bisa menyerahkan diri,” tegasnya saat itu didampingi Kapolres Banjar AKBP Ifan Hariyat dan Kasat Reskrim Iptu Fransiskus Manaan.

Kapolda Kalsel mengatakan dalam penyelidikan diduga para pelaku ini memang disuruh satu petinggi PT JGA. “Kita akan panggil dari JGA untuk dimintai keterangan.

Mengenai motif bahwa korban, warga Kecamatan Hatungun, Tapin itu diduga menutup jalan hauling karena merasa berhak atas lahan yang digunakan sebagai jalan tambang tersebut.”Nah para pelaku diduga diminta pimpinannya di JGA agar membuka portal itu dengan cara apapun,”  kata Kapolda Kalsel.

Andi Rian mengakui pada korban ada luka tembak di bagian kepala di mana pelurunya sedang diuji balistik.”Kapolda menegaskan setiap tindakan kriminal harus diusut hingga tuntas hingga memenuhi rasa keadilan di masyarakat,” tegasnya.(@Gus Kliwir)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi