LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pemerintah Kecamatan Jati Agung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan serta seluruh pemerintah desa di wilayah setempat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pengembangan Program Unggulan Agro Eduwisata, Selasa (16/9/2025).
Rakor yang berlangsung di Aula Kecamatan Jati Agung itu dipimpin langsung oleh Camat Jati Agung, Rizwan Efendi, S.KM., M.M. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bappeda Lampung Selatan, Asisten Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, 21 Kepala Desa, seluruh UPT Kecamatan Jati Agung, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Desa, serta perwakilan dari organisasi keagamaan NU.
Dalam sambutannya, Camat Rizwan Efendi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan penting tersebut. Menurutnya, Rakor ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah untuk mendukung program unggulan Agro Eduwisata di Kecamatan Jati Agung.
“Melalui Rakor ini, kami memastikan implementasi Agrowisata di seluruh desa agar program Bupati tersampaikan hingga tingkat RT,” ujar Rizwan. Ia menambahkan, program ini sejalan dengan visi Kabupaten Lampung Selatan sebagai pusat wisata berbasis pertanian edukatif.
Sementara itu, Kepala Bappeda Lampung Selatan, Ir. Aryaan Saruhlan, S.P., M.E., IPU., menjelaskan bahwa pengembangan Agro Eduwisata merupakan bagian dari RPJMD 2025. Program ini dirancang untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui optimalisasi potensi wisata pertanian.
“Jumlah kunjungan wisatawan ke Lampung Selatan mencapai dua juta orang per tahun. Potensi ini harus dimanfaatkan secara maksimal,” ungkap Aryaan. Ia menegaskan, selain fokus pada pengembangan pariwisata, sektor wajib seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan sosial tetap menjadi prioritas utama.
Kecamatan Jati Agung, dengan 21 desa dan posisi strategis berbatasan dengan Kota Bandar Lampung, dinilai memiliki peluang besar menjadi sentra Agro Eduwisata. Potensi lokal akan digali lebih dalam, sementara pembinaan terhadap desa-desa dilakukan secara bertahap untuk memastikan keberlanjutan program.
Melalui kolaborasi lintas sektor, diharapkan Lampung Selatan dapat tumbuh sebagai salah satu daerah unggulan Agro Eduwisata di Provinsi Lampung yang berdaya saing tinggi..*Ronald.