Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 27 Oktober 2021, 07:21 WIB 529 PDF

Operasi Cipta Kondisi Polisi Sita 135 Liter Tuak di Luwu Utara

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Operasi Cipta Kondisi Polisi Sita 135 Liter Tuak di Luwu Utara
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULAWESI SELATAN, INFODESANEWS – Kepolisian Sektor (Polsek) Malangke Barat Polres Luwu Utara kembali menyita 135 liter minuman keras jenis ballo’/tuak tersebut didapatkan petugas di Operasi Cipta Kondisi (OCK) di Dusun Rantelangi Desa Arusu Kecamatan Malangke Barat, Selasa 26 Oktober 2O21 sekira pukul 17.00 Wita.

Ballo’ atau Tuak merupakan minuman tradisional masyarakat Toraja, Bugis dan Makassar. Minuman ini dibuat dari fermentasi cairan dari pohon aren atau tala atau lontara (Arecaceae borassus) dan berbentuk seperti air beras. Harga seliternya sekarang sekitaran Rp 5000 sampai Rp 6000.

Walaupun merupakan minuman pelengkap pesta adat, terutama di Toraja, polisi menganggap ballo/tuak ikut mendorong munculnya sejumlah kejahatan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Malangke Barat IPTU Abd Latif pada media ini via whatsapp, Selasa (26/10) malam mengatakan bahwa, anak buahnya menangkap pembuat minuman keras tersebut yakni Baron (35), Pong Tira (45), Nek Uban (47) dan N. Tira (47).

“Pelaku dan barang buktinya bersama 2 karung kulit kayu sebagai bahan campuran tuak, kami tahan untuk pemeriksaan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, dalam operasi cipta kondisi hadir Camat Malangke Barat Sulpiadi Kasi Trantib Kecamatan Andi Hamzah, Kapolsek dan personil Polsek Malangke Barat yakni, Ps, Kanit Reskrim AIPTU Amiruddin, Ps Kanit Provos AIPDA Abdul Muin, Ps Kanit IK Bripka Anpbd Rahim, Ps KA.SPK Bripka Fadly Mursalim dan Banit Reskrim Briptu Rahmat. (yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi