Kamis, 24 September 2026
PERISTIWA 18 Oktober 2022, 13:56 WIB 2,610 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Nekat Gantung Diri, Istri Menolak Makan Bersama

Jurnalis / Kontributor: admin
Jumlah Tayang: 2,610 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Nekat Gantung Diri, Istri Menolak Makan Bersama
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULBAR, INFODESANEWS  – Akibat ajakannya ditolak oleh istri untuk makan malam bersama Langga alias Hanja usia 57 tahun bekerja sebagai petani di dusun Tammewaru Desa Ambo Padang kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat, nekat bunuh diri dengan cara gantung diri ditiang rumahnya menggunakan tali nilon.

Berdasarkan laporan warga setempat adanya warga gantung diri dengan menggunakan tapi nilon, personil polsek tutar di pimpin langsung Kapolsek IPDA Rahman S. Sos. M. Si langsung menuju ketat kejadian perkara ( TKP).” Kapolsek Tutar, IPDA Rahman, S.Sos, M.Si membenarkan peristiwa nas itu di tempat kejadian perkara, senin 17 Oktober 2022

“Menurut, IPDA Rahman, kronologi kejadian, berdasarkan keterangan pengakuan saksi yang juga istri korban, Masda (P.23 th). Sebelum terjadi peristiwa bunuh diri itu, sekitar pukul 18.30 wita, korban bersama istrinya bertengkar lantaran korban mengajak istrinya untuk makan malam bersama.

Tetapi istirinya menolak dengan alasan dirinya sudah makan duluan sehingga membuat korban tersinggung dan naik pitang, marah besar sembari menghamburkan nasi dan beras yang ada di dalam rumahnya.” Merasa ketakutan, dan menghindari terjadinya kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT) lantaran suaminya ( korban ) sudah lepas kendali seperti kerasutan.

Akhirnya meninggalkan rumahnya menuju rumah keluarga korban dengan jarak sekitar 50 meter dari TKP, tujuannya untuk menenangkan diri sekaligus minta perlindungan.

Sekitar pukul 20.30 wita, istri korban dalam kondisi hamil 7 bulan itu, menunggu suaminya ( korban) datang menjemput dirumah keluarga sendiri Korban tetapi tidak kunjung juga, akhirnya istri korban terpaksa bermalam dirumah sanak keluarga korban, kata Rahman.

Lanjut Kapolsek IPDA Rahman S S.Sos.M.Si, mengatakan, pada pukul 06.00 pagi wita, istri korban kembali kerumahnya dan langsung melihat suaminya ( korban) tergantung dengan tali nilon yang terikat ditiang atas rumahnya dan istiri korban langsung histeris dan meminta bantuan para tetangganya termasuk sanak keluarga korban maupun orang tua korban.

Hal ini disaksikan langsung korban tergantung ditiang rumah dan orang tua korban langsung memotong tali nilon digunakan korban bunuh diri dibagian atas kepala korban.

Tim Identifikasi dari Polres Polewali Mandar, dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, Iptu I Gusti Bagus Krisna Wardana, S.Tr., S.I.K tiba di TKP, rumah korban dan melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti termasuk melakukan koordinasi dengan pihak dokter PKM Tutar untuk melakukan pemeriksaan kondisi korban.

Keterangan dr. Febriana Wuth Wuwung dari PKM Tutar, menjelaskan terdapat luka lecet pada leher korban akibat jeratan tali, lidah tergigit, alat kelamin korban mengeluarkan cairan berwarna putih ( mani).”Kondisi tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban diperkirakan meninggal dunia sekitar tujuh jam berlalu.

Keluarga korban, menolak untuk outopsi dan membuat pernyataan dan ditanda tangani oleh orang tua korban dan menganggap peristiwa itu, murni bunuh diri dan jenazah korban.”Kades Ambo Padang, Basri mengatakan, keadaan korban selama ini memang tertutup dan jarang bergaul dengan warga.(Eric/@Gus)

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi