Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 09 April 2022, 11:33 WIB 870 PDF

Kelompok Separatis Bakar Rumah Warga

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kelompok Separatis Bakar Rumah Warga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PAPUA, INFODESANEWS | Kelompok separatis kembali melakukan aksi teror biadab dengan melakukan pembakaran belasan rumah milik warga di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak.” Pembakran rumah tersebut diduga sebagai bentuk aksi balasan atas tewasnya Ali Kogoya pada Senin (4/4/22) lalu.

Aksi teror tersebut juga dilakukan oleh kelompok separatis dengan melepaskan sejumlah tembakan ke arah perkampungan yang membuat sejumlah warga merasa ketakutan. Diketahui pasca aksi teror tersebut warga mengungsi ke tempat aman seperti pos-pos aparat keamanan.

Timotius Murib sebagai Ketua Majelas Rakyat Papua dalam menanggapi teror tersebut dirinya mengaku cukup kesal dengan aksi yang dilakukan kelompok separatis, lantaran korbannya adalah warga sipil yang tidak tahu-menahu akar konflik di lapangan. Dirinya juga mengatakan bahwa konflik di Papua harus segera diselesaikan agar tidak semakin meluas dampak yang ditimbulkan.

“Saya mengecam aksi yang dilakukan kelompok separatis yang menyasar perkampungan warga, tidak sepantasnya warga yang tidak terlibat dalam konflik menanggung seluruh akibat, apalagi mereka harus merelakan rumah yang harus dibakar,” ungkapnya

Murib mengingatkan bahwa aksi yang dilakukan kelompok separatis telah melanggar hak asasi manusia, padahal dirinya sempat mengupayakan mediasi dengan PBB sebagai pihak ketiga guna menyelesaikan konflik di Tanah Papua,Papua (8/4/22)

“Sangat disayangkan hal ini terjadi, padahal saya baru mengupayakan mediasi dengan PBB sebagai pihak ketiga yang netral untuk menuntaskan konflik, tapi malah kelompok separatis yang notabene orang Papua justru melakukan aksi-aksi teror yang berpotensi melanggar HAM,” tambahnya.

Sebagai Ketua MRP, dirinya yang didaulat untuk dapat memahami kondisi kehidupan mesyarakat di Papua, mengaku akan tetap membela setiap hak-hak dasar orang Papua. Namun dirinya dengan tegas menolak jika yang dibelanya adalah bentuk aksi separatisme.

“Saya punya kewenangan, saya siap membawa aspirasi setiap kepala (orang Papua) untuk disampaikan demi hak-haknya, tapi masalah aksi teror dan separatis, saya tentu menolaknya.(Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi