Kamis, 24 September 2026
PERISTIWA 26 Agustus 2023, 09:49 WIB 400 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Kasus Pembunuhan Dosen UIN, Orang Tua Minta Polisi Usut Tuntas

Jurnalis / Kontributor: admin
Jumlah Tayang: 400 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kasus Pembunuhan Dosen UIN, Orang Tua Minta Polisi Usut Tuntas
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SURAKARTA, INFODESANEWS | Ayahanda Wahyu Dian Silviani, dosen UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof Mohammad Hasil Tamsil meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kematian putrinya. Hal tersebut disampaikan saat serah terima jenazah di depan gedung Rektorat kampus setempat.

“Kasus kematian anak saya ini adalah kriminal. Kami di keluarga ikhlas karena sesungguhnya ini sudah menjadi kehendak Allah SWT. Kita hanya menjalankan skenario yang disusun oleh Allah SWT, tapi karena ini adalah masalah kriminalitas, saya mohon kepada pak polisi untuk diusut tuntas,” ucapnya, Jumat (25/8/2023).

Tamsil menegaskan bahwa ini adalah masalah kejahatan. Ia juga memohon kepada lembaga ini (UIN) untuk menjadi wakil penggantinya di sini.

“Mataram, Solo itu kan cukup menyita waktu. Penerbangan tidak ada setiap saat. Bahkan kemarin saat mendengar berita, saya mau lari kemari langsung tapi apa mau dikata penerbangan tidak ada, sampai kami langsung cari informasi ada tiket tidak,” papar dia.

Tamsil menceritakan bahwa anaknya punya dedikasi totalitas. Memang anaknya demikian dari kecil, anaknya tidak liku-liku, tidak memiliki keinginan macam-macam.

“Tidak menyusahkan orang tua, sekolah dia nyari biasa sendiri dan menyibukkan orang tua. Di mana ada kerja dicintai, masuk di Universitas Mataram sebagai tenaga kontrak dan harapannya bisa tetap tapi Allah menginginkan beda, anak saya dikirim ke tempat ini (UIN) dari sini berkarir selama tiga tahun dan ini harus ikhlas berpisah,” jelasnya.

Tamsil juga meminta kepada semua pihak kalau anaknya punya kesalahan baik kecil atau besar bisa dimaafkan. Bahkan apabila anaknya memiliki hutang piutang atau sejenisnya agar segera bisa disampaikan.

“Kalau utangnya kecil bisa diikhlaskan, kalau besar siap untuk menyelesaikannya. Kontak kami dan akan selesaikan,” tandasnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta, Muhammad Rahmawan Arifin mengaku belum bisa mengambil keputusan terkait keluarga yang minta lembaga (UIN) untuk mewakili keluarga. Nantinya akan dibicarakan dulu dengan pihak rektorat dan kampus bagaimana langkah-langkah berikutnya.

“Kami belum mengambil keputusan seperti ada. Dari kampus juga ada perwakilan yang langsung ikut ke Mataram sampai proses pemakaman,” pungkasnya. (Desy/Redslo)

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi