Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 26 Agustus 2023, 09:49 WIB 458 PDF

Kasus Pembunuhan Dosen UIN, Orang Tua Minta Polisi Usut Tuntas

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Kasus Pembunuhan Dosen UIN, Orang Tua Minta Polisi Usut Tuntas
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SURAKARTA, INFODESANEWS | Ayahanda Wahyu Dian Silviani, dosen UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof Mohammad Hasil Tamsil meminta pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kematian putrinya. Hal tersebut disampaikan saat serah terima jenazah di depan gedung Rektorat kampus setempat.

“Kasus kematian anak saya ini adalah kriminal. Kami di keluarga ikhlas karena sesungguhnya ini sudah menjadi kehendak Allah SWT. Kita hanya menjalankan skenario yang disusun oleh Allah SWT, tapi karena ini adalah masalah kriminalitas, saya mohon kepada pak polisi untuk diusut tuntas,” ucapnya, Jumat (25/8/2023).

Tamsil menegaskan bahwa ini adalah masalah kejahatan. Ia juga memohon kepada lembaga ini (UIN) untuk menjadi wakil penggantinya di sini.

“Mataram, Solo itu kan cukup menyita waktu. Penerbangan tidak ada setiap saat. Bahkan kemarin saat mendengar berita, saya mau lari kemari langsung tapi apa mau dikata penerbangan tidak ada, sampai kami langsung cari informasi ada tiket tidak,” papar dia.

Tamsil menceritakan bahwa anaknya punya dedikasi totalitas. Memang anaknya demikian dari kecil, anaknya tidak liku-liku, tidak memiliki keinginan macam-macam.

“Tidak menyusahkan orang tua, sekolah dia nyari biasa sendiri dan menyibukkan orang tua. Di mana ada kerja dicintai, masuk di Universitas Mataram sebagai tenaga kontrak dan harapannya bisa tetap tapi Allah menginginkan beda, anak saya dikirim ke tempat ini (UIN) dari sini berkarir selama tiga tahun dan ini harus ikhlas berpisah,” jelasnya.

Tamsil juga meminta kepada semua pihak kalau anaknya punya kesalahan baik kecil atau besar bisa dimaafkan. Bahkan apabila anaknya memiliki hutang piutang atau sejenisnya agar segera bisa disampaikan.

“Kalau utangnya kecil bisa diikhlaskan, kalau besar siap untuk menyelesaikannya. Kontak kami dan akan selesaikan,” tandasnya.

Sementara itu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said Surakarta, Muhammad Rahmawan Arifin mengaku belum bisa mengambil keputusan terkait keluarga yang minta lembaga (UIN) untuk mewakili keluarga. Nantinya akan dibicarakan dulu dengan pihak rektorat dan kampus bagaimana langkah-langkah berikutnya.

“Kami belum mengambil keputusan seperti ada. Dari kampus juga ada perwakilan yang langsung ikut ke Mataram sampai proses pemakaman,” pungkasnya. (Desy/Redslo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi