Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 14 Maret 2020, 17:55 WIB 1,086 PDF

Januari-Maret 2020 Lakalantas di Lutra 11 Meninggal

admin
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Januari-Maret 2020 Lakalantas di Lutra 11 Meninggal
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Terjadi 23 kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sepanjang Januari hingga Maret 2020 di wilayah hukum Polres Lywu Utara, sementara 11 orang korban meninggal dunia dari 23 korban lakalantas.

Seperti disebutkan, Kasat Lantas Polres Luwu Utara(Lutra), AKP Syarifuddin bahwa angka laka lantas masih terbilang tinggi di 2020, yakni 23 kasus laka dengan 11 orang meninggal dunia dan 12 orang luka ringan.

Dia mengatakan, korban laka lantas umumnya terjadi pada pelajar atau anak dalam usia produktif, 16 sampai 25 tahun.

Menurut AKP Syarifuddin, untuk menekan lakalantas pihaknya gencar lakukan pemeriksaan SIM, STNK terutama jepada para pelajar dan pemuda untuk upaya kesadaran dari pengendara dalam kelengkapan berkendara.

“Upaya dalam menekan angka laka lantas dilakukan secara preventif yakni dengan patroli dan memberikan imbauan di daerah rawan kecelakaan seperti ditikungan,”tutur Kasat Lantas yang dimutasi dari Polres Gowa.

” Untuk upaya penegakan hukum dilakukan razia kendaraan. “Untuk anak sekolah yang ditilang, maka kendaraan ditahan dan harus bersama orangtua menjemputnya. Jika kendaraan diluar spesifikasi, misal knalpot racing atau kelengkapan lainnya. Maka harus distandarkan dahulu,”pungkasnya.(yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi