Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 17 Maret 2023, 15:20 WIB 1,509 PDF

GIBRAN MARAH BESAR !, Tiga Mandor Proyek Masjid Raya Sheikh Zayed Utang Warung Makan Ratusan Juta

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

GIBRAN MARAH BESAR !, Tiga Mandor Proyek Masjid Raya Sheikh Zayed Utang Warung Makan Ratusan Juta
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS.COM – Tengah viral di media sosial (medsos) pemberitaan terkait aksi tak bertanggung jawab seorang mandor yang ternyata memiliki utang sebesar Rp 145 juta di sebuah warung makan.

Pria yang memiliki utang ratusan juta itu diketahui merupakan mandor dalam proyek Masjid Raya Sheikh Zayed yang identitasnya telah dikantongi oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Gibran pun menyatakan akan menghampiri langsung mandor yang bersangkutan untuk bertanggung jawab.

“Wis ditelpon mandore sing salah (sudah ditelepon mandornya yang salah). Ya enggak tahu itu mandore. Atau dari sub-vendor,” jelas Gibran, Kamis (16/3/2023).

Gibran sendiri merasa kasihan terhadap ibu-ibu pemilik warung makan Restu Bunda yang terpaksa menjual perhiasan agar tetap bisa berjualan. “Yo mesakke toh yo. Utang nganti ratusan juta (ya kasihan lah. Utang hingga ratusan juta),” tuturnya.

Namun Gibran belum berencana untuk menempuh jalur hukum dalam menyelesaikan kasus ini. “Dirampungke koyo cah lanang (diselesaikan seperti pria). Ngebon nganti satus yuto (utang kok sampai seratus juta). Ojo ditiru,” ungkapnya.

Gibran mengaku sudah mengantongi identitas mandor yang akan ia datangi langsung. “Yo tak parani wonge (ya saya datangi orangnya). Itu kan warga kita. Warga asli Gilingan. Warung diboni sak yuto we ambruk (warung diutangi seratus juta ya ambruk), iki satus yuto. Segera minggu ini,” jelasnya.

Gibran mengaku sudah mengantongi identitas mandor yang akan ia datangi langsung. “Yo tak parani wonge (ya saya datangi orangnya). Itu kan warga kita. Warga asli Gilingan. Warung diboni sak yuto we ambruk (warung diutangi seratus juta ya ambruk), iki satus yuto. Segera minggu ini,” jelasnya.

Pengakuan Pemilik Warung

Dian (38) selaku pemilik warung mengaku harus menjual perhiasannya agar bisa terus membuka warungnya. “Ya sedikit demi sedikit. Apa yang ada dijual dulu. Yang punya perhiasan dijual dulu untuk gali lubang tutup lubang,” jelasnya.

Menurut Dian, utang ratusan juta itu terdiri dari tiga mandor. Pertama adalah mandor N yang berutang sebesar Rp 65 juta, lalu mandor G berutang senilai Rp 50 juta, dan mandor G berutang Rp 30 juta.

Dian mengaku sempat berusaha menagih utang para mandor tersebut namun nihil. “Dua tahun lebih. Dibagi untuk material, tenaga, untuk warung. Mandornya sendiri mau pulang ke rumah aja takut enggak bawa uang,” jelasnya. (Anung/Red Slo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi