Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 20 Mei 2021, 19:30 WIB 1,801 PDF

Dugaan Intervensi Oleh Oknum Terdekat Bupati Bogor, Menghambat Terbitnya SK DKKB

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dugaan Intervensi Oleh Oknum Terdekat Bupati Bogor, Menghambat Terbitnya SK DKKB
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BOGOR, INFODESANEWS | Diduga Disbudpar Kabupaten Bogor, di intervensi oleh oknum yang mengaku orang terdekat dengan Bupati Bogor di dalam menentukan kepengurusan DKKB (Dewan Kesenian Kabupaten Bogor). Yang hingga sampai sekarang belum jelas pengukuhan kepengurusannya oleh Bupati Pemerintah Kabupaten Bogor, pada Rabu (19/05/2021).

Tertundanya SK. Surat Keputusan Kepengurusan DKKB (Dewan Kesenian Kabupaten Bogor) belum ada kejelasan, sampai di protesnya oleh beberapa LSM Kabupaten Bogor yang peduli akan pelestarian serta pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Bogor.

Yudi Diponegoro dan Rinto Guswit dari LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Kabupaten Bogor yang peduli akan Seni dan Budaya Bogor Menyampaikan kepada awak media, bahwa dirinya mengklarifikasi kembali pada hari selasa (17/5/21) ke Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) setelah menunggu beberapa jam, akhirnya bisa bertemu juga dengan sekdisbudpar ibu Mely, setelah bu Melly bertemu seseorang yang tentunya berkaitan dengan Disbudpar.

Hasil pertemuan dengan bu Mely ialah bahwa ada yang meminta bu Mely dalam hal ini Disbudpar. Untuk segera terbitkan SK. Pengukuhan DKKB, dengan formatur kepengurusan KSB (ketua, sekretaris dan Bendahara) yang sudah didaftarkan.

“Dan minimal bila ada perubahan yang memang harus atau urgent, ya hanya ganti ‘Bendahara’ nya saja karena untuk Ketua dan Sekretaris itu masih tetap,” tegas Yudi Diponegoro.

Dan pernyataan itu menurut saya adanya intervensi dari oknum yang merasa kuat di Pemerintahan kabupaten Bogor.

“Ya ini sangat saya sayangkan, kenapa harus ada intervensi ada apa di balik semua ini. Mohon ini bisa jadi pertimbangan untuk Disbudpar dan Bupati Bogor demi pelestarian dan kemajuan serta berkembangnya seni dan budaya di Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Erick/Myd

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi