Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (13 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 13 Maret 2021, 22:54 WIB 2,614 PDF

Dua Wanita Ditangkap Kasus Perdagangan Orang

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dua Wanita Ditangkap Kasus Perdagangan Orang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Satuan Reskrim Polres Tana Toraja (Tator) meringkus dua pelaku kasus perdagangan orang dari Tana Toraja (Tator) hasil kerjasama Kepolisian di Luwuk Banggai Sulawesi Tengah.

Dua pelaku yakni Vn (26) warga Tator dan SS (31) warga Luwuk Banggal Sulawesi Tengah. Keduanya ditangkap polisi telah ditetapkan sebagai tersangka. Hal tersebut terungkap saat Polres Tator menggelar press release yang dipimpin Wakapolres Tana Toraja Kompol Yakob Lobo diruang Humas Mako Polres Tator, Sabtu 13 Maret 2021.

Lanjut Wakapolres Tator, ke tiga korban wanita tersebut yakni inisial Ti, Ta, Te warga Tana Toraja, diiming-imingi untuk bekerja sebagai SPG di Menado Sulawesi Utara dengan fasilitas lengkap dan dengan upah/gaji yang tinggi. Malah ketiga korban tersebut dibawa ke Luwuk Banggai. Dan pihak kami berhasil menggagalkan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” terang Wakapolres Tator Kompol Yakob Lobo, yang juga mantan Kasat Reskrim Pokres Tana Toraja.

Sementara Kasat Reskrim Polres Tator, AKP Jon Pairunan menjelaskan bahwa, kedua tersangka pelaku di tangkap di Luwuk Banggai, dan akan diancam hukuman minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp5 miliar berdasarkan UU Tindak Pidana Perdagangan Orang atau hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp.5 miliar berdasarkan UU Perlindungan Pekerja .

Kasus ini sendiri terungkap berawal dari perkelahian antar dua kelompok pemuda di jalan starda Makale bulan lalu.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan barang bukti untuk diamankan yakni 4 (empat) baju dress mini yang telah disiapkan pelaku 4 (empat) buku rekening dan dua buah Hp android.

Jon Paerunan mengatakan dua pelaku akan menjalani hukuman dan masih diamankan di Mako Polres Tator, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. (yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi