Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 31 Maret 2021, 13:56 WIB 1,702 PDF

Densus 88 Bersama, Intai Jaringan Teroris Jamaah Ansharut Daulah Enam Tahun Lebih

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Densus 88 Bersama, Intai Jaringan Teroris Jamaah Ansharut Daulah Enam Tahun Lebih
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Jejak para terduga teroris cukup lama diawasi dan diintai tim Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Densus 88 Antiteror Mabes Polri. Pengintaian itu enam tahun lebih, dari 2015 sampai dengan 2021.

Dan pada Rabu 6 Januari 2021 lalu tim Polda Sulsel bersama Densus 88 mengadakan operasi penangkapan.

Hal tersebut dikemukakan Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam dikutip dari Tribrata Sulsel. “Menurutnya, keterlibatan pelaku merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Dan saat itu Densus 88 Mabes Polri bersama Polda Sulsel melakukan penangkapan terduga teroris sebanyak 20 orang pada lima titik diwilayah Sulawesi Selatan,” ungkap Kapolda Sulsel.

Dan sebelumnya, Tim Densus 88 telah menembak mati 2 orang terduga teroris karena melakukan perlawanan di Villa Mutiara Makassar.

Densus 88 Antiteror membeberkan fakta baru bom bunuh diri di Gereja Katolik Katedral Keuskupan Agung Makassar. Dari hasil penangkapan 7 terduga teroris, terungkap bahwa teror Makassar sudah dirancang sejak enam bulan lalu.

“Teror ini dirancang di Kompleks Villa Mutiara Biru. Ini bukan hanya melibatkan pasutri Muh Lukman Alfahiz (MLA) dan Yogi Safitri Fortuna (YSF). Ada beberapa orang yang ikut terlibat merancang,” terang Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, di Markas Besar (Mabes) Polri, Selasa 30 Maret 2021.

Dalam rangkaian penggerebekan, Polri sudah mengamankan 7 terduga teroris. 3 dari 7 itu disebut pernah berbaiat di Markas Front Pembela Islam (FPI).

Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, salah satu yang ikut merancang bom bunuh diri di Katedral adalah AS alias EKA alias AR. AS ikut melakukan survei lokasi pemboman.

Selain itu, ada terduga teroris lainnya yakni SAS. SAS juga pernah mengikuti baiat di markas FPI. SAS kata Kombes Ahmad Ramadhan, mengetahui persis rencana peledakan itu. Ia juga bagian dari perancang bersama AS dan pasangan suami istri, Muh Lukman Alfahiz dan Yogi Safitri Fortuna (suami isteri) bom bunuh diri.

Lalu terduga berinisial R alias M. R ikut dalam rencana tersebut. Bahkan R terlibat melakukan survei untuk menentukan lokasi di mana bom akan diledakkan.

“R ikut dalam survei lokasi untuk menentukan lokasi pengeboman. Dia tahu betul di mana titiknya. Dia ikut bersama L,” jelas Kabag Penum Divisi Humas Polri. (rus/yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi