Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (17 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 20 November 2017, 15:19 WIB 2,452 PDF

Bandar Dadu Omset Jutaan Rupiah Diciduk Tim Buser Polres Blora

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bandar Dadu Omset Jutaan Rupiah Diciduk Tim Buser Polres Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora. Infodesanews.com – Dua Bandar Dadu kakek Parjo (70) dan Juari (25), diciduk Tim Buser Sat Reskrim Polres Blora, karena menjadi bandar judi dadu kopyok di Dukuh Kutukan, Desa Gedangbecici Kec. Randublatung Kab. Blora, hari Sabtu (18/11/2017) pukul 21.00 WIB lalu.

Mendapat laporan masyarakat, Kapolres Blora AKBP Saptono bertidak cepat memerintahkan Kasat Reskrim bersama sejumlah anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan.

“Setibanya di lokasi, kita lakukan penyelidikan dan langsung mengepung arena perjudian tersebut,” kata Kasat Reskrim AKP Herry Dwi, S.H, M.H, Senin (20/11/2017) pagi.

Setelah dilakukan rangkaian penylidikan, sejumlah petugas langsung melakukan penangkapan. Dari sejumlah pelaku dadu kopyok, dua orang yang diduga bandar tersebut berikut barang buktinya berhasil diamankan. Saat ini kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Blora guna penyidikan dan pengembangan kasus lebih lanjut.

Adapun barang bukti, satu buah gelaran, tiga buah dadau kopyok, satu alat penerangan, dan uang tunai sebesar Rp 878 ribu rupiah. Kasat reskrim menjelaskan bahwa perjudian adu kopyok yang bertempat di gudang bekas penyimpanan tembakau ini, beromset jutaan rupiah.

“Dari hasil barang bukti uang tunai yang didapat, menunjukan bahwa perjudian dadu kopyok di Desa Gedangbecici, Randublatung itu tak mustahil beromset jutaan rupiah semalam,” ungkapnya.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka kita jerat Pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman mninimal 5 tahun penjara,” jelasnya.

Kasat Reskrim juga menghimbau bagi masyarakat Kabupaten Blora agar segera melaporkan apaupun segala bentuk gangguan kamtibmas maupun penyakit masyarakat kepada pihak Kepolisian, yang dapat mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketertiban.

Sementara itu, tersangka kedua pelaku tersebut mengaku menjadi bandar dadu kopyok untuk biaya hidup. “Ya untuk tambah uang makan dan sekolah anak pak, karena pekerjaan saya sehari-hari sebagai petani penghasilannya tidak menentu,” ujarnya.( AR/IKS)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi