Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 07 Agustus 2026, 20:20 WIB 2,093 PDF

Aksi Tolak LGBT, GENAP Soloraya Nglurug DPRD Solo Desak Perda Percegahan dan Penanggulangan

Kabiro Surakarta
Oleh: Kabiro Surakarta • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Aksi Tolak LGBT, GENAP Soloraya Nglurug DPRD Solo Desak Perda Percegahan dan Penanggulangan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

SOLO – INFODESANEWS.COM | Maraknya penyimpangan praktik penyimpangan seksual membuat beberapa elemen masyarakat Solo gerah. Kekawatiran itu membuat Gerakan Nasional Anti Penyimpangan Seksual (Genap) Soloraya menggelar unjuk rasa di Kantor DPRD Solo, Jumat (7/8/2026). Massa menyampaikan aspirasi penolakan terhadap LGBT sekaligus mendorong lahirnya regulasi terkait pencegahan perilaku penyimpangan seksual.

Aksi yang dipimpin Ketua Genap Soloraya, Mala Kunaefi, dilatarbelakangi kekhawatiran mereka terhadap praktik yang disebut sebagai penyimpangan seksual yang dinilai semakin marak di tengah masyarakat.

Menurut mereka, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan karena dinilai dapat berdampak pada kehidupan moral, mental, spiritual, keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama.

Karena itu, Genap Soloraya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak segala bentuk penyimpangan seksual serta mendorong pemerintah daerah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual.

Usai gelar aksi, Perwakilan massa diterima Wakil Ketua DPRD Solo, Daryono, dan Ardianto Kuswinarno. Ardianto mengatakan DPRD Solo menerima aspirasi yang disampaikan massa. Namun, menurut dia, pembentukan aturan harus melalui tahapan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Untuk kegiatan teman-teman menyampaikan aspirasi tentang LGBT, kita pada dasarnya setuju dengan apa yang menjadi kegalauan mereka. Karena memang LGBT ini merusak akhlak bangsa,” ujar Ardianto.

Namun menurut politikus Partai Gerindra itu ada tahapan yang harus dilalui untuk melarang LGBT. “Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui, prosesnya panjang,” tutur dia.

Daryono berharap gerakan tersebut dapat terus berjalan sembari menunggu lahirnya regulasi yang mengatur persoalan tersebut.

“Harapannya ada gerakan membatasi di masyarakat, di pemerintahan juga jalan, sambil mendorong ada peraturan pemerintah yang proper untuk muncul misalnya Perda tentang larangan LGBT ini. Kami juga dorong pemerintah pusat agar segera segera ada UU Pelarangan LGBT,” tandas dia. (Redslo)

Oleh: Kabiro Surakarta

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Kabiro Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi