Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (13 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PERISTIWA 04 April 2023, 10:53 WIB 441 PDF

11 Remaja Diringkus Polres Kudus, Ini Sebabnya

admin
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

11 Remaja Diringkus Polres Kudus, Ini Sebabnya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

KUDUS, INFODESANEWS – Polres Kudus menangkap 11 remaja yang kerap melakukan perang air dan perang sarung di jalan Kudus – Jepara atau tepatnya di depan SPBU Prambatan Kidul., Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Selasa (4/4/2023) dini hari.

Para ABG alias anak baru gede itu hendak beraksi pada sekitar pukul 02.00 WIB.” lanjut, Kasat Samapta Polres Kudus AKP Ngatmin melalui Ketua Tim regu 3 Unit Reaksi Cepat (URC) Muria Ipda Sumar saat dimintai konfirmasi, membenarkan kejadian itu.

“Memang benar pada Selasa dini hari tadi personel Tim URC Muria bersama Polsek Kaliwungu telah mengamankan sebanyak 11 remaja yang hendak perang air dan perang sarung di jalan Kudus – Jepara,” ujar Ipda Sumar.

Ia menjelaskan, penangkapan 11 remaja itu oleh Tim URC Muria menindaklanjuti aduan masyarakat melalui Call Center bahwa ada sekelompok pemuda hendak perang air dan perang sarung di jalan Kudus – Jepara atau depan SPBU Prambatan Kidul.

“Dari aduan masyarakat yang masuk lewat Call Center itu, selanjutnya Tim URC Muria menuju lokasi sesuai informasi dari masyarakat tersebut. Dan memang benar di lokasi ditemukan 11 remaja tersebut berikut sarung dan tiga bungkus plastik besar berisi air yang dipersiapkan untuk dipakai dalam ajang perang air dan perang sarung,” tutur Ipda Sumar.

Ia menyebutkan 11 remaja yang berhasil diamankan itu masing-masing berinisial MH (15), KH (19), MR (18), IA (20), MN (18), AD (19), MI (17), IM (19), MQ (19), YF (17) dan MA (17) . Mereka merupakan warga Kecamatan Gebog, Kudsus. Di antara mereka, ada yang masih berstatus sebagai pelajar.

“Sebanyak 11 remaja itu kemudian dibawa ke Polsek Klaiwungu untuk didata namanya dan diberikan imbauan dan penekanan agar tidak mengulangi perbuatannya karena dapat merugikan orang lain dan diri sendiri yang berakibat fatal,” imbuhnya.

Setelah mendapatkan imbauan, lanjut dia, sebanyak 11 remaja itu selanjutnya dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya dengan mendatangkan orang tua, Kepala Desa serta Bhabinkamtibmas.

Ditemui terpisah, Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto mengimbau masyarakat tidak melakukan perang air maupun perang sarung saat menjelang sahur. Jika masyarakat melihat ada anak muda yang sedang perang air, perang sarung, membunyikan petasan serta balap liar di jalan raya, diharapkan segera melapor ke Polres Kudus maupun Polsek terdekat melalui nomor layanan 110 atau bisa juga Call Center Tim URC Muria 0822-8500-1100.

“Kami imbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang meresahkan, terutama di bulan Ramadhan. Kalau warga melihat kejadian gangguan kamtibmas, laporkan kepada kami agar kami tindak,” kata AKBP Dydit Dwi Susanto.

Kapolres jugamengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah dengan tetap melaksanakan sahur di rumah.

“Lebih baik sahur di rumah bersama keluarga dari pada melakukan sahur on the road yang belum tentu ada manfaatnya,” tutup Kapolres.(@Gus Kliwir)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PERISTIWA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi