Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (17 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 09 Agustus 2023, 13:03 WIB 1,508 PDF

Warga Pelita Gelar Aksi Turun Jalan ; TANGKAP ROCKY GERUNG!

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Pelita Gelar Aksi Turun Jalan ; TANGKAP ROCKY GERUNG!
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS.COM, Sejumlah warga Kota Solo yang tergabung dalam warga Peduli Etika dan Adab (Pelita) menggelar aksi turun kejalan memprotes keras pernyataan Rocky Gerung yang diduga sebagai bentuk penghinaan kepada Presiden Joko Widodo. Pernyataan aksi damai dilakukan di sekitaran bundaran Gladak dan kawasan Balaikota Solo, Rabu (9/8/2023).

Aksi damai dilakukan dengan membentangkan spanduk berukuran besar yang bertuliskan Tonggone Jokowi Ora Trimo, Rocky Gerung Ojo Kumalungkung, yang artinya Tetangga Jokowi tidak terima, Rocky Gerung jangan sombong/angkuh. Tulisan itu sebagai bentuk protes terhadap Rocky Gerung yang diduga melontarkan penghinaan kepada Presiden.

Narimo (Koordinator Aksi Warga Pelita) (foto infodesanews)

Koordinator Gerakan Warga Pelita Narimo menyatakan aksi damai itu digelar dengan tujuan ikut menjaga marwah dan kehormatan Presiden. Ia menegaskan aksi itu tidak ada kaitannya dengan partai politik (parpol) atau aliran apapun. “Aksi ini kami laksanakan semata-mata untuk menjaga marwah dan kehormatan Presiden. Siapapun presidennya mau Pak Jokowi, Bu Mega, Gus Dur, atau yang lain, ketika ada penghinaan, cacian terhadap presiden, bagi saya itu tidak etis,” ucap Narimo ketika ditemui awak media di sela-sela aksi damai itu.

Peserta aksi membentangkan spanduk di bundaran Gladag Solo.

Terlebih karena saat ini presiden dijabat oleh Jokowi yang notabene berasal dari Kota Solo, Narimo menyebut kritikan seharusnya disampaikan dengan sikap yang santun dan beretika. Terlebih karena Presiden kita adalah orang Solo, maka kami mengambil tema Tonggone Jokowi Ora Trimo, Rocky Gerung Ojo Kumalungkung. Kumalungkung di sini artinya jangan terlalu sombong, atau terlalu angkuh, dan kami berharap itu menjadi evaluasi bersama," ungkapnya. (*/red slo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi