Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (13 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 06 Desember 2017, 21:16 WIB 845 PDF

Warga Kecamatan Bakauheni Menagih Janji Kompensasi yang Belum Juga Di Penuhi Oleh PT PP

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Warga Kecamatan Bakauheni Menagih Janji Kompensasi yang Belum Juga Di Penuhi Oleh PT PP
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Lampung Selatan, Infodesanews.com – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan, meminta kepada pihak pelaksana pembangunan mega proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) PT. PP, untuk segera merealisasikan janji nya kepada masyarakat setempat terkait konpensasi material guna memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak akibat dari pengerjan proyek tersebut.

Dalam kunjungan Kerja (Kunker) dalam daerah yang dilakukan oleh anggota DPRD Lampung Selatan komisi C ke kecamatan Bakauheni untuk melihat langsung kondisi rumah-rumah warga yang rusak yang diduga akibat oleh getaran dari bahan peledak yang digunakan oleh PT. PP, Rabu (06/12).

Menurut keterangan dari salah seorang warga setempat, Odi mengatakan bahwa, sebelumnya pada bulan Arpil lalu, warga sempat menemui pihak PP untuk untuk menyampaikan tuntutanya.

“Delapan bulan yang lalu kami sudah pernah menemui pihak PP untuk menuntut ganti rugi atas rumah-rumah kami yang rusak akibat dari proses pengerjaan jalan tol itu, disana kami meminta kepada pihak perusahaan untuk segera memperbaiki rumah-rumah kami dengan langsung bayar dimuka,”kata dia kepada Infodesanews.com

Odi juga menambahkan bahwa, proses verifikasi juga telah dilakukan oleh pihak PT. PP, namun hingga sampai saat ini tuntutan kami belum terealisasi.

“Kami hanya meminta rumah diperbaiki dan langsung dibayar dimuka oleh pihak PP, karena kami sudah menjalani proses verifikasi, warga sebenarnya tidak menolak pembangunan tol itu tetapi komitmen dari pihak perusahaan yang berjanji akan segera memperbaiki rumah-rumah kami yang rusak,”ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan Sadide menanggapi permasalahan,tersebut, Ia menjelaskan bahwa pihaknya kan segera menyampaikan seluruh aspirasi masyarakat itu ke pihak terkait, baik dari eksekutif maupun yudikatif untuk membahas permasalahan tersebut.

“Komisi C akan segera berkomunikasi dengan pihak PP dan OPD untuk membahas terkait permasalah ganti rugi rumah-rumah warga yang rusak itu. Karena tempat tinggal warga yang mengalami kerusakan jumlahnya tidak sedikit,”ujar Sadide.

“Untuk menyelesaikan persoalan itu, Kami (Komisi C) akan tetap memfasilitasi hingga selesai, kita juga telah merencanakn untuk leyangkan surat kepada pihak PP dan masyarakat untuk duduk bersama. Kami harap persoalan itu dapat segera terselesaikan,”kata Sadide.

Berdasarkan informasi yang di himpun Infodesanews.com data yang diketahui bahwa jumlah rumah yang mengalami kerusakan di kecamatan Bakauheni kurang lebih mencapai ratusan unit, baik yang mengalami rusak ringan maupun rusak berat, dengan rincian yakni dusun Kenyayan I sebanyak 90 unit rumah, Kenyayan II sebanyak 110 unit rumah, Way Apus sebnayak 20 unit rumah, Bunut sebanyak 150 unit rumah dan dusun Umbul Jering sebanyak 100 unit rumah. (SG)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi