Jumat, 25 September 2026
TERKINI
Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (4 jam yang lalu) Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (11 jam yang lalu) Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (19 jam yang lalu) Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (20 jam yang lalu) Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (21 jam yang lalu) Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (21 jam yang lalu) DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (21 jam yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESANEWS TV 08 Februari 2023, 19:17 WIB 2,026 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Walikota Solo ‘Dijelomprongke’, Rudy Minta Pejabat Terkait Dievaluasi !

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Walikota Solo ‘Dijelomprongke’, Rudy Minta Pejabat Terkait Dievaluasi !
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS.COM | Kebijakan menaikkan NJOP dan PBB dinilai banyak pihak ‘njlomprongke’ atau menjerumuskan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, karena melanggar Perda APBD 2023. Tidak hanya itu, kebijakan yang tidak populis itu juga dinilai sebagai penggembosan dan pembusukan terhadap PDI Perjuangan. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo, Rabu (8/2).

Rudy mengaku mendapat informasi, ada pejabat Bapenda Solo yang ngotot kebijakan itu dijalankan. Dia meminta agar pejabat bersangkutan dievaluasi. “Menurut informasi, yang ngotot adalah Sekretaris (Bapenda Solo-red), ya itu mesti dievaluasi. Kalau konsultan kan dari pihak ketiga kok. Kalau Mas Wali Kota enggak menyetujui, Bapenda kalau tidak menyetujui kan enggak jalan juga,” ujarnya

Hanya saja, Rudy tidak tahu motif atau tujuan dari upaya menjerumuskan Gibran dan membusukkan PDIP itu. Yang jelas dia merasa harus bersikap keras terkait kebijakan kenaikan PBB yang ugal-ugalan karena ada gelagat tidak baik.

Untuk mencegah terjadinya kejadian serupa, terhadap kebijakan-kebijakan yang memberatkan masyarakat, Rudy berharap Walikota Solo Gibran sering-sering berkomunikasi dengan para kader PDIP di DPRD Solo. (*/Suci/red slo)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESANEWS TV #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi