Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (17 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (23 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
NASIONAL 15 Agustus 2026, 15:23 WIB 1,222 PDF

Wakil Ketua DPRD Blora Lanova Chandra Hadiri RAT KTH di Kutuan, Dorong Kolaborasi Lestarikan Hutan

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Wakil Ketua DPRD Blora Lanova Chandra Hadiri RAT KTH di Kutuan, Dorong Kolaborasi Lestarikan Hutan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora dari Fraksi Partai Gerindra, Lanova Chandra Tirtaka, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengembalikan fungsi hutan agar tetap lestari.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kelompok Tani Hutan (KTH) Mulyo Raharjo Silayang di Desa Kutukan, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, pada Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan tahunan tersebut dihadiri oleh perwakilan Balai Kehutanan Sosial Jakarta, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Provinsi Jawa Tengah, Perum Perhutani, serta sejumlah dinas teknis terkait. Dalam sambutannya, Lanova mengingatkan bahwa eksploitasi hutan yang berlebihan tanpa upaya pemulihan akan mengancam keberlanjutan ekosistem.

“Kita tidak bisa terus mengeksplorasi hutan tanpa adanya pengembalian fungsi. Semua pemangku kebijakan harus bersama-sama mengembalikan hutan untuk anak cucu kita ke depan,” ujar Lanova di sela-sela acara.

Politisi Gerindra itu menyoroti kondisi tegakan hutan yang mulai berkurang dan mendorong pengencangan program penanaman kembali. Ia juga mengapresiasi arahan Wakil Menteri Kehutanan yang menekankan penguatan ekonomi berbasis desa melalui tanaman produktif dan sistem agroforestri.

“Ke depan, kita harus mengoptimalkan lahan hutan dengan pola tumpang sari yang tidak hanya menghijaukan, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi warga,” tambahnya.

Kita Upayakan ada dua Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pupuk Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mendukung program agroforestri KTH Mulyo Raharjo Silayang.

Lanova berharap hasil panen dari program agroforestri nantinya dapat diserap oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) setempat. Dengan demikian, rantai pasok ekonomi desa dapat bergerak dan kesejahteraan petani hutan meningkat secara nyata.

“Sumber daya hutan boleh digunakan, tapi tidak semuanya harus dihabiskan. Kita wajib menjaga keberlanjutan melalui agroforestri. Ini investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KTH Mulyo Raharjo Silayang, Surationo, menjelaskan bahwa RAT tahun ini menjadi ajang evaluasi dan perencanaan program strategis kelompok. Total lahan yang dikelola mencapai 895 hektare, dengan 557 Kartu Keluarga (KK) yang tergabung sebagai petani penggarap.

“Kami bahas penanaman, permodalan, dan pengelolaan lahan. Harapan kami, RAT tahun 2026–2027 ini bisa berjalan berkesinambungan dan ke depan ada pendampingan dari Kementerian Kehutanan serta akses permodalan yang lebih luas,” ujar Surationo.

Ia menambahkan, pihaknya akan mengelola lahan sesuai aturan yang berlaku agar hasil produksi meningkat, namun tetap menjaga kelestarian tegakan hutan demi kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

“Kami akan mengelola tanaman sesuai peraturan agar hasilnya lebih baik, dan ke depan tegakan hutan bisa tetap lestari demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi