BLORA, INFODESANEWS – Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, meminta pembangunan embung di wilayah Cepu sebagai solusi jangka panjang mengatasi banjir yang rutin terjadi setiap tahun. Permintaan ini disampaikan saat dirinya bersama Forkopimda, BPBD, Dinas PUPR, BBWS, dan Forkopimcam Cepu meninjau lokasi terdampak banjir, Selasa (14/4/2026).
Dalam tinjauan tersebut, Wabup menemukan pendangkalan sungai di wilayah Balun sebagai salah satu penyebab utama banjir. Untuk penanganan darurat, Pemkab telah mengerahkan enam alat berat untuk mengeruk sungai di sejumlah titik sedimentasi parah.
“Satu tahun lalu di tempat yang sama saya gotong royong bersama masyarakat pasca banjir, dan permasalahannya masih sama, yakni tumpukan sampah dan pendangkalan sungai. Ini sudah menjadi musibah tahunan,” ujar Wabup.
Ia menambahkan, curah hujan tinggi beberapa hari terakhir di Cepu turut memperparah kondisi tersebut. “Saya minta kepada Kementerian PU melalui Dinas PUPR untuk dibuatkan embung sebagai solusi mengatasi banjir di Cepu,” tegasnya.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blora, Nidzamudin Al Hudda, menyampaikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti arahan tersebut. “Diusulkan pembangunan embung seluas 2,7 hektare yang akan memanfaatkan tanah bengkok di Kelurahan Ngelo,” jelasnya.
Pembangunan embung ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian masyarakat setempat.
Usai peninjauan, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak serta menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia akibat banjir di Kelurahan Ngelo.**Red