Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (18 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (23 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
KHAZANAH 25 Oktober 2023, 10:50 WIB 674 PDF

Universitas Borneo Lestari dan Universitas Muhammadiyah Surakarta Bangun Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) Dalam Manajemen Resiko Stunting di Desa Mekarsari

admin
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Universitas Borneo Lestari dan Universitas Muhammadiyah Surakarta Bangun Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) Dalam Manajemen Resiko Stunting di Desa Mekarsari
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS.COM, Kalimantan Selatan termasuk provinsi dengan angka fenomena stunting yang cukup tinggi menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022 sebanyak 24,6% masih di atas angka Nasional  yaitu 21,6%. Sedangkan prevalensi stunting di Kabupaten Banjar sebanyak 26,4% di atas angka nasional 24,6%, dimana salah satunya adalah Desa Mekar Sari, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar.

Salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan ibu mengenai faktor risiko dan pencegahan stunting adalah melakukan penyuluhan seperti yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Borneo Lestari yang diketuai oleh apt. Hafiz Ramadhan, M.Sc. dengan anggota Cast Torizellia, S.S.T.Keb., M.Kes. dan apt. Dyera Forestryana, M.Si. di Desa tersebut. Kegiatan ini merupakan program hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi, Republik Indonesia dalam Program Hibah Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) Tahun 2023 yang telah mendukung penuh secara finansial. Kegiatan ini pastinya tidak lepas dari bimbingan dan pendampingan dari para pakar yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan Ketua Pendamping Prof. Dr. Muhtadi, M.Si. yang beranggotan Dr. Haryoto, M.Sc. dan Dr. Suranto, S.T., M.M.

Kegiatan pertama program Kosabangsa ini berlangsung pada tanggal 22 September 2023 bekerjasama dengan pihsk Puskesmas Kecamatan Tatah Makmur dalam memberikan penyuluhan terkait pencegahan stunting melalui intervensi gizi spesifik kepada para kader posyandu serta memberikan bahan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada ibu-ibu menyusui yang memiliki balita. Kegiatan kedua berlanjut pada tanggal 4 Oktober 2023 bersamaan dengan kegiatan Posyandu di Desa Mekar Sari.

Kegiatan ini dihadiri oleh para kader posyandu, ibuhamil, ibu menyusui dan ibu yang memiliki balita dan tercatat sebanyak 32 orang peserta yang mengikuti kegiatan ini. Pada kesempatan ini, para Tim Pelaksana Kosabangsa dibantu oleh mahasiswa memberikan penyuluhan terkait gizi seimbang pada balita serta asupan vitamin dan mineral bagi ibu hamil. Di akhir kegiatan, para peserta yang memiliki balita diberikan makanan tambahan yang terdiri dari telur dan susu sebagai sumber protein hewani serta multivitamin untuk balita, sedangkan pada ibu hamil dan menyusui diberikan multivitamin dan produk susu ibu hamil dan menyusui.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan lancar dan peserta kegiatan sangat antusias dalam mengikuti setiap tahap kegiatannya.Hal ini ditandai dengan keaktifan peserta dalam diskusi dan tanya jawab mengenai materi, baik materi tentang stunting, maupun materi tentang pencegahan stunting melalui asupan protein dan pemberian multivitamin. Hal ini juga memicu mitra kegiatan yang merupakan ibu-ibu kader posyandu untuk tetap konsisten dalam melakukan upaya-upaya pencegahan stunting secara mandiri kedepannya di Desa Mekar Sari, sehinggakegiatanpenyuluhan serta pendampingan sepertiiniakansecara rutin dilaksanakan guna menurunkan angka stunting di Desa Mekar Sari. (anto)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi