Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (16 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (22 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
LIFESTYLE 08 Maret 2022, 23:20 WIB 2,683 PDF

UNESCO Apresiasi Batik Lasem

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

UNESCO Apresiasi Batik Lasem
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

REMBANG, INFODESANEWS – Batik sudah menjadi warisan budaya dunia, bahkan batik sudah mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai warisan budaya asli Indonesia.”Batik memiliki ragam corak yang disesuaikan dengan letak geografis wilayahnya. Oleh sebab itu, tidak heran banyak daerah di Indonesia memiliki khas batiknya masing-masing.

Salah satu daerah yang sudah terkenal dengan keindahan batiknya adalah Lasem, Rembang. Batik yang dilestarikan di Lasem ini merupakan batik tulis khas laseman.

Salah satu pengrajin batik tulis yang masih eksis dari tahun 2010 sampai sekarang adalah Sri Winarti (39). Ia memberi nama usahanya batik tulis “Sri Rezeki” yang bertempat di Desa Babagan Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang.

Sri memiliki 30 karyawan tetap dan 250 karyawan lepas dalam pembuatan batik tulis. Dalam satu bulan, biasanya ia dapat memproduksi ratusan batik. Sedangkan omset per bulan mencapai ratusan juta rupiah dan Jika ada pameran, omset bisa mencapai 200 jutaan dalam sebulan.

Harga batik laseman di tempat Sri Winarti beragam mulai dari 130 ribu hingga yang paling mahal harga 5 juta. “Harga bermacam-macam tergantung motif, tingkat kesulitan, dan jangka waktu pembuatannya.

Kalau yang harga 130 ribuan membutuhkan waktu sekitar 1 mingguan. Sedangkan yang harga 1-5 jutaan membutuhkan waktu sekitar berbulan-bulan,”kata Sri.

Saat ini batik tulis Sri Rezeki tidak hanya dikirim di dalam negeri, akan tetapi juga sampai ke luar negeri. “Pembeli batik tulis ini tidak hanya dari dalam negeri tapi ada juga yang berasal dari luar negeri. Saat ini ada dua negara yang menjadi langganan tetap yaitu singapura dan canada.

Adapun kendala pembuatan batik tulis ini adalah cuaca dan Apabila cuaca cerah maka proses pembuatan batik tulis ini akan berlangsung cepat. “Akan tetapi, jika cuaca sedang hujan, maka proses pembuatan batikpun akan berlangsung lambat. “Kendalanya kalau ada hujan proses pengeringan batik akan membutuhkan waktu yang lama” Pungkasnya. (Rijal)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #LIFESTYLE #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi