Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (16 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (22 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 17 Agustus 2026, 07:59 WIB 1,057 PDF

UMS Dorong Kemandirian Ibu-Ibu PKK Banukan Colomadu lewat PLTS untuk Hidroponik Selada

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

UMS Dorong Kemandirian Ibu-Ibu PKK Banukan Colomadu lewat PLTS untuk Hidroponik Selada
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

COLOMADU, INFODESANEWS – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong kemandirian ibu-ibu PKK Banukan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, melalui pemanfaatan energi surya untuk budidaya hidroponik selada.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema Penguatan Kemandirian Ibu-Ibu PKK melalui Penerapan PLTS pada Sistem Hidroponik Selada. Kegiatan yang didanai DPPM 2026 itu digelar pada 21 Juli 2026 dan diikuti 35 anggota PKK.

Tim PKM UMS menerapkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada dua instalasi hidroponik selada yang dikelola masyarakat. Teknologi tersebut diharapkan mampu mendukung kebutuhan listrik, terutama untuk mengoperasikan pompa yang mengalirkan larutan nutrisi ke tanaman.

Ketua tim PKM UMS, Efri Roziaty, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi mendorong masyarakat memanfaatkan teknologi secara produktif dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga mendorong ibu-ibu PKK untuk semakin mandiri dalam memanfaatkan teknologi yang ada di lingkungan sekitar, khususnya untuk mendukung kegiatan hidroponik,” ujar Efri.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapat materi mengenai prinsip kerja PLTS, konversi energi matahari menjadi listrik, hingga pengenalan komponen utama sistem PLTS. Materi disampaikan Hasyim As’hari yang memiliki keahlian di bidang PLTS.

Hasyim menjelaskan, integrasi PLTS dengan hidroponik berpotensi mengoptimalkan pemanfaatan energi terbarukan sekaligus membantu mengurangi ketergantungan terhadap listrik PLN.

“Energi matahari dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi untuk mendukung berbagai kegiatan produktif. Dalam sistem hidroponik, PLTS dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan energi peralatan sehingga masyarakat dapat memanfaatkan sumber energi yang tersedia di lingkungan secara lebih optimal,” jelas Hasyim.

Ia juga menjelaskan pentingnya penggunaan inverter dalam sistem tersebut. Panel surya menghasilkan listrik arus searah (DC), sedangkan pompa hidroponik menggunakan listrik arus bolak-balik (AC), sehingga diperlukan inverter dengan gelombang murni agar pompa dapat beroperasi sesuai kebutuhan.

Anggota tim PKM UMS, Ima Aryani, menegaskan keberhasilan penerapan teknologi tidak hanya bergantung pada instalasi, tetapi juga pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengoperasikannya.

“Yang kami harapkan bukan sekadar adanya instalasi PLTS, tetapi bagaimana ibu-ibu PKK memahami teknologi tersebut dan nantinya mampu memanfaatkannya untuk mendukung kegiatan hidroponik secara berkelanjutan,” kata Ima.

Menurut Ima, selada dipilih karena dapat dibudidayakan di lahan terbatas dan berpotensi mendukung kebutuhan pangan keluarga sekaligus menjadi kegiatan produktif kelompok.

Tim PKM UMS berharap instalasi PLTS dan hidroponik tersebut dapat dirawat serta dikembangkan secara berkelanjutan oleh kelompok mitra. Pendampingan berikutnya akan diarahkan pada pengoperasian dan pemeliharaan PLTS, pengelolaan hidroponik, serta pengembangan hasil panen selada.

Program ini menjadi bagian dari kontribusi UMS dalam mengenalkan teknologi tepat guna dan energi terbarukan kepada masyarakat. Integrasi PLTS dan hidroponik diharapkan dapat menjadi model kegiatan produktif yang memperkuat kemandirian masyarakat sekaligus mendukung praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan.**Red/Ima Aryani

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi