Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 06 Desember 2017, 14:30 WIB 943 PDF

Tingkatkan Populasi Ikan, Bupati BanyumasTebar Benih di Sungai

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tingkatkan Populasi Ikan, Bupati BanyumasTebar Benih di Sungai
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANYUMAS, Infodensanews.com –  Semakin berkurangnya ikan diperairan umum, akibat tingginya penangkapan ikan serta penangkapan ikan dengan cara mematikan seperti jenu dan listrik, menjadi perhatian Pemkab Banyumas. Karena itu sebagai upaya mengembalikan jumlah populasi ikan di perairaan umum, seperti sungai di lingkungan masyarakat, Dinas Perikanan dan Peternakan Diskannak secara khusus menebar 20 ribu benih ikan di Sungai Arus Desa Kedungurang Kecamatan Gumelar.

Penebaran ikan dipimpin langsung oleh Bupati Banyumas Ir Achmad Husein Selasa (5/12) di Kedung Dawuhan Sungai Arus Desa Kedungurang. Penebaran diikuti oleh Kepala Diskannak, Camat, Forum Pimpinan Kecamatan, Kepala Desa dan masyarakat Kedungurang. Penabaran tidak dilakukan di Kedung Dawuhan saja tetapi juga di kedung-kedung sepanjang Sungai Arus.

Tidak hanya menebar benik ikan, bupati juga memasang papan himbauan agar masyarakat tidak memangkat ikan dengan alat bantu yang mengganggu dan merusak berkelanjutannya sumber daya ikan.

Bupati mengajak kepada warga agar bersama-sama menjadikan sungai sumber protein, bukan sebaliknya menjadikan sungai sember penyakit.

“Mari bersama kita jaga sungai agar tidak tercemar, jangan hanya mengandalkan pemerintah, Pak Kades pasti tidak “kongang” (kuat) kalau menjaga sungai yang panjang, maka kita semua adalah penjaga sungai, masyarakat harus terlibat” pesan bupati.

Bupati juga mengajak masyarakat agar gemar memakan ikan. Gerakan Memakan Ikan bukan hanya gerakan tetapi memakan ikan air jauh lebih baik dari pada memakan daging dan telur.

“Memakan telur baik, memakan ikan baik namun jauh lebih baik memakan ikan air, terutama sidat, karena akan menjadikan anak menjadi pandai. Semakin sering makan ikan air, anak akan semakin pintar,’ kata Bupati

Karena kegiatan tersebut restoking ikan di perairaan umum, bupati meminta agar tidak langsung diambil. Agar populasi meningkat, dan suatu saat akan menjadi hiburan dan bahan makanan.

Kepala Diskannak Banyumas Sugiyatno mengungkapkan, penebaran benih ikan merupakan langkah pemerintah mengatasi krisis ikan di perairaan umum, akibat tingginya penangkapan ikan. Karena itu, dengan penebaran benih ikan, ke depan stok ikan di perairaan umum, termasuk Sungai Arus, diharapkan populasi bisa kembali bertambah.

Lebih lanjut dia menambahkan, penebaran benih ikan di perairaan umum (sungai), diharapkan bisa membantu pendapatan masyarakat. Termasuk pula menjadi upaya menjaga kelestarian alam dan memperbaiki ekosistem perairan di sungai setempat. Karena jika sudah tidak ada ikan, akan berdampak pada ekosistem air di sungai.

“Disamping itu, dengan adanya ikan masyarakat jadi terdorong untuk menjaga kebersihan sungai. Seperti tidak lagi membuang sampah atau segera membersihkan sungai jika ada sampah yang menyangkut. Mereka tentu tidak ingin bibit ikan yang ada, mati karena kondisi air yang kotor,” jelas Sugiyatno

Sugiyatno mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kedungurang yang telah memelopori pembentukan kelompok pengawas masyarakat (Pokwasmas) sungai.

“Pokwamas akan bersama sama menjaga kebersihan sungai dan mengawasi sungai dari penangkapan ikan dengan alat bantu yang mematikan seperti bom, jenu listik dan lain sebaginya,” paparnya.

Disinggung mengenai jumlah bibit ikan yang dilepas Sugiyatno mengatakan jenis ikan yang ditebar merupakan jenis nila karena dinilai sesuai dengan kondisi air yang ada.

“Diskannak sepanjang tahun 2017, sudah menebarkan sebanyak 700 ribu benih ikan yang dilakukan di 59 titik perairaan umum yang ada di Banyumas, termasuk hari ini 20 ribu benih,” katanya. (Parsito/Arnie)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi