Kamis, 24 September 2026
TERKINI
Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (3 jam yang lalu) Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (10 jam yang lalu) Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (17 jam yang lalu) Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (19 jam yang lalu) Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (19 jam yang lalu) Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (20 jam yang lalu) DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (20 jam yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 19 Juni 2024, 19:48 WIB 2,429 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Tidak Ada Kejelasan Warga Karanggeneng Lapor APH

Penulis: Kabiro Blora
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tidak Ada Kejelasan Warga Karanggeneng Lapor APH
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Lebih dari 30 warga petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) di Desa Karanggeneng, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah tertipu total Puluhan juta rupiah. Para patani hutan yang rata-rata sudah berusia lebih dari setengah abad tersebut awalnya diiming-imingi bisa memiliki sertifikat tanah milik Perhutani dengan nominal biaya bervariasi.

Menurut salah satu anggota KTH berinisial Parjo menuturkan awalnya ada sosialisasi dari ketemu Mawardi sekitar bulan September akhir di Desa Karanggeneng di rumah bapak Parimin dengan pokok pembahasan program lahan perhutani wilayah Bradak, pembahasan akan mendapatkan lahan perhutani seluas 2 hektar

Mawardi mengajak menuju Lokasi lahan perhutani wilayah Bradak (di Timur Ds. Bel Petak 156) dan pembahasan biaya untuk menguras SK untuk berangkat ke Jakarta tujuan menemui ibu Siti Nurbaya, Erick Tohir dan bapak presiden di istana negara, meminta ongkos 650 ribu perorang sebanyak 32 orang

“Pada tanggal 19 september 2022 Mawardi seketika warga-warga tersebut mengadakan pertemuan pos perhutani wilayah berbak yang dihadiri mantri, mandor, waka, polhut, babinsa, babinkemtinas atas undangan perhutani dengan pokok pembahasan pembagian lahan dari perhutani terkait dengan lahan Garapan warga yang di jorder/garap tebu petak 156,” terangnya kepada infodesanews.com, Rabu (19/6/2024)

Lanjutnya, setelah ada pembagian lahan dari perhutani Mawardi menghilang lost kontak tidak bisa dihubungi.

“Setelah beberapa tahun tidak ada kejelasannya, hari ini melakukan pelaporan di SPKT Polsek Kunduran dengan beberapa perwakilan dari warga Karanggeneng,” ujarnya

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi