Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (13 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 24 Juli 2019, 08:50 WIB 624 PDF

Tehnik Pelumpuran, Solusi Mengatasi Tercemarnya PDAM Blora

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tehnik Pelumpuran, Solusi Mengatasi Tercemarnya PDAM Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Viralnya laporan masyarakat yang masuk melalui medsos, produk Air PDAM yang di salurkan kewarga berwarna coklat kemerahan seperti Air Teh, membuat sejumlah warga mengadu ke pemerintah melaui media Sosial.

Dok. Suyitno, kabag tehnik PDAM Blora

Sejumlah pelanggang mengeluhkan  air PDAM yang berasal dari Sungai Bengawan Solo Warnanya keruh. Diduga  Sungai Bengawan Solo tercemar dan yang berasal dari wilayah hulu.

“ Saat ini kami menduga akibat limbah batik di wilayah Solo hingga Sragen. Dan kita telah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait agar bisa terpecahkan,” ungkap Suyitno, kabag tehnik PDAM Blora, Selasa (23/7/2019).

Lebih lanjut Suyitno menjelaskan PDAM dan Dinas Lingkungan Hidup telah mengirimkan surat ke Balai Desar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Tengah agar bisa membantu mengatasi permasalah tersebut.

Senda dengan itu Direktur PDAM Blora Yan Riya Pramono mengungkapkan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Pemkab Sragen, Karanganyar dan sekitarnya.

“ Upaya kami juga menggunakan cara pelumpuran terhadap Air yang bersal dari sungai bengawan Solo,” ujarnya.

“ Diharapkan dengan tehnik ini, lumpur akan mengikat partikel – partikel pewarna yang di bawa oleh air sungai bengawan solo sehingga dapat di netralisir oleh lumpur tersebut, sehingga air PDAM dapat Normal kembali,” ujarnya lagi.

“ Mohon maaf kepada seluruh pelanggan yang merasa dirugikan, dan mohon doanya semoga proses ini bisa segera clear sehingga bisa kembali menikmati air yang bersih,” pungkasnya. ***Ed/Red.

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi