Kamis, 24 September 2026
KHAZANAH 11 April 2026, 14:05 WIB 1,952 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Syawalan SD Muhammadiyah 6 Kota Semarang, Pengajian Wayang Golek Pitutur Penuh Makna

Jurnalis / Kontributor: Kabiro Surakarta
Jumlah Tayang: 1,952 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Syawalan SD Muhammadiyah 6 Kota Semarang, Pengajian Wayang Golek Pitutur Penuh Makna
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Surakarta

SEMARANG – INFODESANEWS.COM | SD Muhammadiyah 6 Kota Semarang menggelar kegiatan Syawalan yang dirangkai dengan Pengajian Wayang Golek Pitutur pada Sabtu, 11 April 2026, bertempat di halaman sekolah. Kegiatan ini berlangsung meriah dan sarat makna dengan dihadiri oleh guru, karyawan, wali murid, serta tokoh Muhammadiyah setempat.

Kepala Sekolah, Suharno, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Syawalan menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah serta memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik generasi. Ia berharap kegiatan ini mampu menambah semangat kebersamaan dan keberkahan bagi seluruh warga sekolah.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Komite, Dr. Djumai, yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam mendukung program sekolah.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PCM, Sugito, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Muhammadiyah agar mampu mencetak generasi unggul yang berkarakter Islami.

Acara inti diisi dengan tausiyah sekaligus pertunjukan Wayang Golek Pitutur oleh Pujiono. Dalam penyampaiannya, ia mengupas makna Halal Bi Halal sebagai momentum saling memaafkan, membersihkan hati, dan memperkuat persaudaraan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memilih sekolah yang tepat bagi anak. Dengan mengutip firman Allah dalam QS. An-Nisa ayat 9, ia menjelaskan bahwa anak adalah aset dunia dan akhirat. Orang tua diingatkan agar tidak meninggalkan generasi yang lemah, baik dari sisi iman, fisik, maupun ekonomi.

“Jangan sampai kita meninggalkan generasi yang lemah iman, lemah fisik, dan lemah ekonomi. Maka pendidikan yang tepat adalah kunci,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menegaskan bahwa SD Muhammadiyah 6 Semarang merupakan pilihan tepat bagi orang tua dalam mendidik anak, karena memadukan pendidikan akademik, karakter Islami, dan pembinaan akhlak.

Kegiatan Syawalan ini ditutup dengan suasana hangat penuh kebersamaan melalui saling bersalaman antar warga sekolah dan wali murid. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara sekolah dan orang tua dalam mencetak generasi yang sholeh, cerdas, dan berdaya saing. (*/Puji/RedSlo)

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Surakarta

Kabiro Surakarta

Kepala Biro Solo Raya & Surakarta

Pewarta isu sosial kemasyarakatan, budaya keraton, dan pemerintahan Solo Raya.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi