Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (17 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (23 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
LIFESTYLE 02 Maret 2018, 06:06 WIB 885 PDF

Singo Barong, Pahlawan Asal Kota Semarang

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Singo Barong, Pahlawan Asal Kota Semarang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com  – Ratusan peserta Kirab Merah Putih berjalan dari jalan Duku menuju lapangan Pancasila Semarang (01/03/2018) dan dilanjutkan dengan Apel serah-terima merah putih. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Haul Habib Hasan bin Thoha bin Muhammad bin Yahya Kramatjati Semarang. Diungkapkan oleh Walikota Semarang, H Hendrar Prihadi SE MM saat menyampaikan amanat apel.

Dikatakannya bahwa Habib Hasan adalah seorang Ulama besar yang gigih dalam berjuang melawan kolonial, dan karena gigih dan garangnya dalam melawan penjajah maka Habib Hasan bin Toha bin Muhammad bin Yahya mendapatkan julukan Singo Barong. Walikota Hendrar menyatakan bahwa kirab merah putih yang dilaksanakan pada hari ini adalah sebagai sebuah upaya membangun jiwa bangsa Indonesia, “Membangun bangsa, fundamentalnya adalah membangun jiwanya,” ungkapnya, “sehingga untuk membangun jiwa inilah kita melaksanakan kirab dari jalan Duku menuju lapangan Pancasila” imbuhnya. Diterangkan bahwa Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan merupakan salah satu dari kerabat (cicit) Habib Hasan Singo Barong

Saat ditemui usai apel, Hendi menyatakan tidak menutup kemungkinan bahwa nama Habib Hasan Singo Barong akan diajukan sebagai pahlawan nasional. Hal ini diungkapkan bahwa rakyat Indonesia sudah semestinya mengetahui bahwa di Semarang ada ulama besar yang pernah berjuang dengan gigih melawan penjajah sehingga mendapatkan julukan Singo Barong. Saat ditanya perihal kegiatan tersebut belum dilakukan oleh Walikota Semarang sebelumnya, ia jawab hanya karena persoalan komunikasi. di mana antara ulama dengan umaro harus dapat berkomunikasi dengan baik sehingga hal-hal semacam ini dapat terlaksana.

Sementara, Pengasuh PP Sunan Gunungpati Ba’alawy Gunungpati Semarang KH Drs M Masroni saat diwawancarai oleh awak media menyatakan rasa syukur dan bangga dengan adanya hal tersebut. Menjawab pertanyaan kemungkinan makam tersebut dijadikan sebagai sebuah objek wisata religi, Masroni menyatakan bahwa hal tersebut menjadi kewenangan nb pemangku kebijakan, yakni pemerintah kota semarang.

Sebelumnya (28/02) khataman Al Qur’an telah dilaksanakan, dan pada pagi hari dilaksanakan kirab merah putih dan apel serah terima merah putih, pembacaan Dalailul Khoirot, dan malam hari diadakan pengajian Akbar yang akan dihadiri oleh Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan, Jenderal Pol Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Mantan Panglima TNI Jend (Purn) Gatot Nurmantyo, Sultan Hamengkubuwono X, KRT Jayaningrat, Plt Gubernur Jawa Tengah, Raja Kutai Kartanegara, Kapolda Jateng, Pangdam IV/Diponegoro, Kakanwil Kemenag Jawa Tengah, Pengangeng Pangulon Keraton Jogjakarta, Pengageng Panitipuro, Ketua Paguyuban Trah HB II, Gubernur Akpol, Gubernur Akmil dan Direktur PIP. (rif/yn)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #LIFESTYLE #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi