Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 06 Maret 2018, 11:18 WIB 601 PDF

Sidang Kasus Pembakaran Sekolah Palangkaraya Terkesan Mengulur-ulur Waktu

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sidang Kasus Pembakaran Sekolah Palangkaraya Terkesan Mengulur-ulur Waktu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

JAKARTA, INFODESANEWS – Sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat terkait kasus pembakaran beberapa Sekolah Dasar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah dengan terdakwa Yansen Alison Binti kembali digelar setelah sempat tertunda pada pekan sebelumnya. Penundaan terjadi karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan saksi penjual minyak yang menjadi bagian penting dalam proses pembuktian perkara.

Sidang yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 13.00 WIB tersebut sempat molor hingga dimulai pukul 14.25 WIB. Kondisi ini sempat menimbulkan kekhawatiran dari pihak keluarga terdakwa bahwa persidangan akan kembali ditunda.

Dalam persidangan, dua saksi penjual minyak, yakni Erta dan Siti Juleha, tampak kebingungan saat menjawab pertanyaan dari majelis hakim, jaksa, maupun kuasa hukum terdakwa. Keduanya kerap menjawab “tidak tahu” atas sejumlah pertanyaan penting yang diajukan, sehingga jalannya sidang dinilai kurang efektif dan terkesan dipaksakan.

Kuasa hukum terdakwa, Sastiono Kesek, SH, menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam proses persidangan, baik pada agenda hari ini maupun sidang-sidang sebelumnya. Ia berharap pengadilan dapat menegakkan asas keadilan dan memberikan putusan yang objektif berdasarkan fakta di lapangan.

(Sumber: Infolampung.com / Infodesanews.com – Yanti)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi