Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 02 Mei 2018, 20:14 WIB 918 PDF

Seminar Hasil Penelitian Balitbang Agama Semarang Ungkap 42 Persen Mahasiswa LDK Setuju Khilafah

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Seminar Hasil Penelitian Balitbang Agama Semarang Ungkap 42 Persen Mahasiswa LDK Setuju Khilafah
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Salatiga, Infodesanews.com – Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Agama Semarang mengungkapkan bahwa 42 persen mahasiswa aktifis Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Perguruan Tinggi Umum lebih memiliki kecenderungan pro-khilafah. Diungkapkan oleh Ketua Tim Peneliti, Dr Samidi Khalim dalam Seminar Hasil Penelitian tentang ‘pemahaman keagamaan dan transmisi ajaran agama di kalangan mahasiswa Islam dalam konstelasi kebangsaan’ di Grand Wahid Hotel jalan Jenderal Sudirman No 2, Sidorejo, Kota Salatiga, Rabu (02/05/2018).

“Dari 688 responden 42 persen menyatakan penerapan Khilafah sesuai dengan Indonesia, sedangkan 58 persen menyatakan tidak setuju,” kata Samidi dalam paparannya, “dan 93 persen menyatakan Pancasila tepat menjadi dasar Negara Indonesia, sedangkan 7 persen tidak setuju dengan Pancasila dan 51 persen menyatakan setuju penerapan Undang-undang dengan hukum Islam, sedangkan 49 persen menyatakan tidak setuju ” lanjutnya, “77 persen menyatakan bahwa Demokrasi tidak bertentangan dengan hukum Islam sedangkan 23 persen menyatakan sebaliknya,” ungkapnya

Menanggapi temuan tersebut, Peneliti LP2M UIN Walisongo Semarang, Dr Rusmadi mengemukakan pendapatnya, bahwa hal tersebut merupakan penemuan yang menarik. Sebab, menurut ia, survey yang dilakukan lebih mengacu elektabilitas praktik keberagamaan sebagai bahan analisis. Sedangkan menurut Prof Dr Irwan Abdullah, kolaboratif research juga penting dilakukan. Ini, menurut dia, pemetaan yang luas, dengan data yang banyak lengkap. Bahkan, menyangkut keluarga, guru, dosen, dan kiai dalam penyampaian ajaran keagaman.

Lebih lanjut, ia memberikan kritik terhadap pola pembelajaran keagamaan yang masih transfer of knowledge. Menurutnya, pengetahuan keagamaan lebih condong diajarkan di rumah, masjid, dan lingkungan masyarakatnya. Sehingga, pola yang digunakan adalah share of knowledge sebagai paradigma pendidikan konstruktif. Hal ini, akan menunjukkan kecerdasan-kecerdasan yang dimiliki oleh mahasiswa. Lain itu ia berpendapat, bahwa cerminan dan praktik Islam yang ada saat ini adalah cerminan dari media. Yakni sebuah pola pemikiran dan popularitas agama berdasarkan media.

Diterangkan, penelitian diambil dari Perguruan Tinggi Umum di Jawa Timur, Jawa tengah, NTB, Kalimatan Barat, dan Kalimantan Tengah. (Q)

Salatiga, Infodesanews.com –

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi