BOYOLALI – INFODESANEWS.COM |SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono menyelenggarakan Seminar Parenting bagi wali murid kelas 5 dengan tema “Mendampingi Anak di Masa Pubertas”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Anna Kurniawati, S.Sos. dan diikuti oleh seluruh wali murid kelas 5A, 5B, dan 5C.
Kegiatan parenting ini bertujuan memberikan bekal kepada orang tua dalam mendampingi putra-putri mereka yang sedang memasuki masa pubertas, sebuah fase penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Si., M.M., bersama guru kelas 5 yaitu Desi Wulandari, S.Pd. (kelas 5A), Maya Dwi Kartika, S.E. (kelas 5B), dan Anggun Wicaktini, S.Pd. (kelas 5C).

Dalam pemaparannya, Anna Kurniawati, S.Sos. menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak yang sedang mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial. Menurutnya, orang tua perlu membangun komunikasi yang terbuka agar anak merasa nyaman berbagi cerita dan masalah yang dihadapinya.
“Dampingi anak dalam masa pubertas dengan penuh perhatian dan kasih sayang. Selain itu, sampaikan kepada anak bahwa pembelajaran seks bukanlah hal yang tabu untuk dibicarakan. Justru pendidikan seks yang benar akan membantu anak memahami dirinya dan menjaga diri dari berbagai risiko yang tidak diinginkan,” jelas Anna Kurniawati.
Kepala Sekolah, Pujiono, S.Si., M.M., menyampaikan bahwa sinergi antara sekolah dan keluarga sangat penting dalam membentuk karakter serta kesiapan anak menghadapi berbagai tantangan perkembangan usia remaja. Melalui kegiatan parenting ini, diharapkan para orang tua semakin memahami kebutuhan anak dan mampu menjadi sahabat sekaligus pembimbing yang baik di masa pubertas.

Salah satu peserta, wali murid ananda Ashila Khoirulli Alifia Hasandari kelas 5B, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru mengenai cara berkomunikasi dan mendampingi anak yang mulai memasuki usia pubertas.
Seminar parenting berlangsung dengan antusias. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar perkembangan anak, sehingga kegiatan ini menjadi sarana edukasi yang bermanfaat dalam memperkuat peran keluarga sebagai madrasah pertama bagi anak. (*/Puji/Redslo)