Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 09 Maret 2019, 14:43 WIB 1,883 PDF

SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Lomba Taman Ramah lingkungan

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

SD Muhammadiyah 1 Solo Gelar Lomba Taman Ramah lingkungan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SOLO, INFODESANEWS.COM – SD Muhammadiyah 1 Solo gelar lomba taman antar kelas SD setempat, Jum’at (8/3/2019). Kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut untuk menghadirkan kelas ramah lingkungan yang muaranya sehat, asri, hijau dan bersih.

Kepala SDM 1 Solo, Sri Sayekti, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menyukseskan program Dinas Lingkungan Hidup Kota Solo, mewujudkan sekolah hijau.

Program yang telah disusun sejak lama ini, melibatkan semua siswa, guru, karyawan dan paguyuban orangtua siswa (POTS) dengan mencoba berkreasi membuat taman kelas di teras yang tidak begitu luas.

“Jurinya dari Korwil III Pengawas Gugus II Drs. Mulyanto, M.Pd bersama tim. Poin-poin penilaian meliputi keindahan, pemanfaatan barang bekas, tanaman bermanfaat dan regu piket yang merawat tanaman,” ujarnya saat ditemui di sela-sela penjurian.

Tujuannya, kata Sri, untuk menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, sejuk, nyaman, menyenangkan. Sehingga warga sekolah merasa senang dan nyaman ketika berada di sekolah.

“Mari tumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap kelestarian lingkungan, dalam hal ini bagaimana anak-anak bisa merawat taman kelasnya dengan sebaik-baiknya. Taman kelas yang diharapkan adalah taman kelas yang memiliki manfaat bagi lingkungan sekitar, dalam hal ini pemanfaatan barang bekas, kemudian tanaman-tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan, dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Sri Sayekti.

Harapan dari program ini membuat guru dan karyawan lebih peduli dengan kebersihan, sedangkan bagi siswa agar mereka juga lebih memperhatikan kebersihan sekolah dan mendukung proses sumber belajar, lingkungan mereka di rumah dan target berikutnya memenangkan lomba sekolah adiwiyata provinsi.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas menyampaikan bukankah menjaga kebersihan, kesehatan, dan kesehatan adalah bagian dari nilai-nilai Religius. Untuk memperkuat program Adiwiyata, semua komponen sekolah ikut terlibat dalam menerapkan pendidikan lingkungan hidup di sekolah.

Kegiatan membersihkan sampah, merawat tanaman, hemat air dan listrik serta menjaga dan merawat sarana dan prasarana sekolah merupakan upaya untuk mendukung program adiwiyata sekolah.

“Yang tak kalah urgent, ini bisa menjadi tolok ukur praktik nilai-nilai al Islam Kemuhamamdiyahan dalam kehidupan keseharian sekolah, baru saja Jum’at (1/3/2019) kita mendapatkan penghargaan The Most Favorite Elementary Islamic School In Quality Education Program of the year 2019 dari Indonesia Development Achievement Foundation IDAF,”paparnya.

Rafi siswa kelas 4B mengatakan dengan adanya program ini siswa diajarkan bagaimana merawat lingkungan dan cara mengolah sampah, serta diajarkan bewawasan dan berbudaya lingkungan.

“Senang adanya program Adiwiyata, kami juga diajarkan green house, tanaman obat keluarga (TOGA) jadi kami bisa lebih paham apa fungsinya, dikelasku ada sirih gading, sirih hijau, kumis kucing, kunir, lidah buaya, tomat, lavender, sledri, hati unggu, pandan, dikelas lain ada juga cabai,” katanya.

(Agung/ Infodesanews)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi