BLORA, INFODESANEWS – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Blora melaksanakan operasi pasar di Pasar Sido Makmur, Kabupaten Blora. Kegiatan yang dimulai pukul 09.20 WIB ini bertujuan untuk memantau dan mengendalikan harga komoditas beras di tingkat pengecer.
Operasi pasar dipimpin langsung oleh perwakilan Polres Blora, termasuk KBO Sat Reskrim Iptu Junaidi, S.H. dan Kapolsek Blora AKP Rustam, S.H., M.H. Tim ini berkoordinasi dengan Kepala Bulog Blora, Agus Sukowihono, serta instansi terkait lainnya untuk meninjau harga di sejumlah kios dan ritel.
Berdasarkan hasil pengecekan di pasar tradisional, harga Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog tercatat stabil, yaitu Rp12.000 per kilogram atau Rp62.500 untuk kemasan 5 kilogram. Sementara itu, harga beras medium (jenis Cierang) berkisar antara Rp13.000/kg hingga Rp13.500/kg, dan beras premium (jenis Mapan) dijual seharga Rp14.000/kg hingga Rp14.500/kg.
Namun, tim menemukan disparitas harga yang signifikan di ritel modern. Di beberapa swalayan, harga beras medium seperti merek Super Naga dapat mencapai Rp15.300/kg, sedangkan beras premium seperti Ya Rice dijual hingga Rp16.800/kg.
Menanggapi hal ini, Kepala Bulog Blora, Agus Sukowihono, menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.
“Kami terus memastikan pasokan beras SPHP aman tersedia di Blora dengan harga sesuai HET, yaitu Rp12.000 per kilogram di tingkat pengecer,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Agus menambahkan bahwa koordinasi dengan Satgas Pangan Polres Blora akan terus dilakukan untuk memantau distribusi, mencapai stabilitas harga, dan mencegah praktik penimbunan.**Red