Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (17 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (23 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
NASIONAL 20 Oktober 2017, 16:03 WIB 1,453 PDF

Sambut Hari Santri Nasional PCNU Semarang Ziarah Makam Mahaguru Ulama Nusantara

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Sambut Hari Santri Nasional PCNU Semarang Ziarah Makam Mahaguru Ulama Nusantara
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Semarang, Infodesanews.com – Hari Santri Nasional dipandang sebagai momentum yang penting dalam mengingatkan bangsa ini bahwasanya Ulama Indonesia memegang teguh kebangsaan. Resolusi jihad K. H. Hasyim Asy’ari merupakan salah satu nyata peranan Ulama dalam menjaga keutuhan NKRI.

Demi mengajarkan hal tersebut pada para kader NU Semarang PCNU (Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama) Kota Semarang menyambut hari santri nasional dengan berziarah sebagai dzikrul maut (mengingat jasa para Ulama yang sudah meninggal dunia) sore ini (19/10/17).

K.H. Sholeh Darat dan K.H. Ridwan Mujahid dipilih sebagai tujuan ziarah karena saat ini baru kedua Ulama tersebut yang jelas terekam dalam sejarah bangsa ini. K.H. Shaleh Darat merupakan Mahaguru Ulama Nusantara ini. Tercatat bahwa K.H. Hasyim Asy’ari, K.H. Ahmad Dahlan dan R.A. Kartini pernah pada beliau. Sedangkan K.H. Ridhwan Mujahid merupakan sesepuh Nahdlatul Ulama asal Semarang.

K.H. Ridwan Mujahid juga murid dari K.H. Sholeh Darat. Selain itu juga merupakan salah satu “Muassis Nahdlatul Ulama” (Pendiri NU) yang masih keturuan Ulama dari Lasem dengan urutan; KH Ridwan bin KH Mujahid bin KH Baidlawi bin Kiai Abdul Lathif bin Kiai Abdul Bar bin Kiai Abdul Alim bin Sayyid Abdurrahman (Mbah Sambu Lasem). Makam KH Ridwan Mujahid berada di Pemakaman Umum Bergota (tepatnya di selatan Makam KH Sholeh Darat, satu area makam keluarga H. Abu Bakar Kauman)

Oleh para pendiri NU, KH Ridwan Mujahid diamanahi sebagai Musytasyar Syuriyah dalam struktut Pengurus NU periode pertama bersama dengan: KH Muhammad Zubair Gresik, KHR Muntaha Bangkalan Madura, KH Mas Nawawi Sidogiri, Syaikh Ahmad Ghonaim Al Mishri, KHR Asnawi Kudus dan KH Kamal Hambali Kudus. Adapun Rois Akbar dipegang oleh KH M Hasyim Asy’ari dan Katib KH Abdul Wahab Chasbullah.

Keberadaan KH Ridwan Mujahid dalam struktur NU semakin membawa daya tarik bagi masyarakat Semarang. Maka KH Ridwan Mujahid mengajak KH Abdullah dan KH Showam untuk mendirikan NU Kota Semarang. Tepat tanggal 24 April 1926, pengurus NU Cabang Kota Semarang berdiri dan dilantik oleh Katib Syuriyah KH Abdul Wahab Chasbullah.

Ketua PCNU Kota Semarang K.H. Anashom bahwa jasa Kiai Ridhwan ini sangat besar dalam dakwah dan perjuangan kemerdekaan “Kiai Ridhwan ini termasuk Ulama yang melahirkan generasi-generasi emas” kata Kiai yang berprofesi sebagai Dosen Universitas Islam Negeri Semarang.

Lebih lanjut anashom juga menerangkan tentang Kiai Sholeh yang saat ini banyak dijadikan objek penelitian para doktor.

“Keilmuan Kiai Sholeh ini luar biasa, sekarang ini banyak menjadi bahan penelitian. Salah satu yang mendapat gelar doktor dari ilmu mbah Sholeh Darat ini katib Syuriah PCNU Semarang Pak In’am (Dr. K.H. In’amuz Zahidin).” terang anashom menutup sambutan.( Ziarah Auliya/ Yn)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi