Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (17 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (23 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
LIFESTYLE 29 Januari 2021, 11:01 WIB 1,208 PDF

Rembang Bakal Jadi Kota fesyen dan Lasem Kota Pusaka April Mendatang

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Rembang Bakal Jadi Kota fesyen dan Lasem Kota Pusaka April Mendatang
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

REMBANG, INFODESANEWS – Rencana pembangunan Pemerintah Kabupaten Rembang menjadi Kota fesyen dan Lasem sebagai Kota Pusaka akan dimulai April mendatang.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Rembang Akhsanudin menyampaikan, latar belakang didorongnya pengembangan Rembang sebagai Kota Fesyen, karena adanya potensi kerajinan khas Lasem, yang merupakan salah satu unsur penting pendukung kota pusaka Lasem.
​
“Atas latar belakang inilah pemerintah mendorong agar usaha fesyen batik di Rembang bisa mewujudkan mimpi kita bersama, Rembang sebagai Kota Fesyen melalui pengembangan koperasi batik Lasem sebagai bisnis pendampingnya, ” terangnya pada forum group discussion (FGD) sinergitas pengembangan Rembang sebagai Kota fesyen, dengan Lasem sebagai Kota Pusaka di Pendapa Museum RA Kartini, Rabu (27/1/2021).
​
Disampaikan, pihaknya sudah melakukan upaya-upaya dan evaluasi, untuk mendapat masukan terkait pemanfaatan hall lantai IV yang akan dibangun dalam penataan Kota Pusaka Lasem.
​
Desainer Rembang Tintin menyampaikan, pembangunan Kota Pusaka Lasem diyakini akan berdampak baik bagi masyarakat secara ekonomi termasuk membantu menguatkan nama Lasem dan Rembang serta mendongkrak brand Rembang sebagai Kota fesyen itu sendiri.
​
Menurutnya, batik tulis Lasem merupakan warisan budaya yang diyakini menambah nilai historis hasil karyanya.
​
“Lasem itu kota tua ya. Kota tua punya sejarah yang kuat.​ Jadi, batik Lasem bukan hanya yang kita buat usum-usuman atau trend, tetapi punya cerita itu lho.​ Punya cerita yang hubungannya dengan Kota Pusaka itu, harus dilestarikan,” terangnya.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #LIFESTYLE #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi