Kamis, 24 September 2026
DUNIA BISNIS 21 Oktober 2025, 07:38 WIB 1,741 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

Puluhan Ribu Petani Terancam Gagal Mewujudkan Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo 

Jurnalis / Kontributor: Kabiro Blora
Jumlah Tayang: 1,741 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Puluhan Ribu Petani Terancam Gagal Mewujudkan Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo 
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Ratusan petani hutan dari Kabupaten Blora melakukan audiensi ke kantor Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah I Jawa Tengah pada Senin (20/10/2025) siang. Aksi ini dipicu oleh kelangkaan akses terhadap pupuk bersubsidi yang dialami puluhan ribu petani hutan sejak Maret 2023.

Petani yang tergabung dalam berbagai Kelompok Tani Hutan (KTH) ini menyatakan bahwa mereka sama sekali belum mendapatkan jatah pupuk bersubsidi, meski telah memenuhi syarat administratif.

Audiensi ini dihadiri oleh perwakilan dari Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta, Kepala CDK Wilayah I DLHK Jawa Tengah, Susilo Margono, S.Hut, M.Ling, serta Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pangan dan Pertanian (DP4) Kabupaten Blora, Ir. Slamet Istiyanto, MM.

Dalam pemaparannya, Susilo Margono mengaku bahwa pihaknya telah mengirimkan surat resmi ke DP4 Blora yang berisi daftar nama KTH penerima SK 185 dan SK 192 untuk ditindaklanjuti. SK ini merupakan dasar hukum bagi KTH untuk mendapatkan akses pupuk bersubsidi.

Namun, dalam fakta di lapangan, hingga audiensi berlangsung, tidak satu pun KTH tersebut yang menerima pupuk.

“Jangankan dapat pupuknya, SIMUHTAN maupun e-RDKK-nya pun belum tercatat,” ujar Suwondo, Ketua KTH Wargo Tani Makmur Desa Kedung Tuban, menyampaikan kendala mendasar yang dihadapi petani.

Untuk mengklarifikasi hal ini, sejumlah ketua KTH menyerahkan berkas pengajuan e-RDKK untuk diperiksa bersama. Namun, suasana audiensi memanas ketika pejabat dari DP4 Blora dan CDK tidak berkenan memeriksa atau membuka berkas-berkas tersebut secara langsung, dan terjadi adu pernyataan mengenai tanggung jawab dengan perwakilan Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta.

Ketegangan semakin meningkat ketika Kepala Bidang Penyuluhan DP4 Blora, Slamet Istiyanto, menyatakan bahwa pihaknya telah memfasilitasi akses pupuk bagi KTH bentukan CDK dan sejumlah Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Pernyataan ini langsung disanggah oleh para petani. “Bagaimana bisa KTH bentukan CDK dan LMDH bisa masuk SIMUHTAN, e-RDKK, serta mendapatkan pupuk bersubsidi, sedangkan KTH yang sudah mendapatkan SK 185 maupun 192 tidak?” tanya Ikhsan, Ketua KTH Pundhung Ndani Makmur.

Petani kemudian mendesak Kepala CDK untuk menerapkan mekanisme yang sama yang telah berhasil bagi KTH lain, agar semua petani mendapatkan hak yang setara. Namun, desakan ini ditolak oleh Susilo Margono.

Dialog pun mengalami kebuntuan (deadlock) hingga pukul 17.00 WIB. Sebagai bentuk perlawanan dan bukti atas kebuntuan ini, audiensi diakhiri dengan tuntutan dari petani agar dibuatkan Berita Acara penolakan tanda tangan persetujuan akses pupuk bagi KTH penerima SK 192 dan SK 185 untuk ditandatangani bersama oleh semua pihak yang hadir.**Red

Iklan Penulis & Sponsor Pemerintah Kabupaten Blora - Dinas PMD Dirgahayu RI Ke-81

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #DUNIA BISNIS #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora

Kabiro Blora

Kepala Biro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi