Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 22 Juli 2026, 17:14 WIB 1,442 PDF

Polres Blora Bongkar Pengoplosan Gas Subsidi, Satu Tersangka Diamankan dan Tiga DPO Diburu

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polres Blora Bongkar Pengoplosan Gas Subsidi, Satu Tersangka Diamankan dan Tiga DPO Diburu
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Kepolisian Resor (Polres) Blora berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan niaga bahan bakar minyak dan gas bumi (LPG) bersubsidi di sebuah pekarangan warga Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora. Praktik pengoplosan gas LPG 3 kg ke tabung non-subsidi ukuran 12 kg dan 50 kg itu digerebek pada Selasa (14/7/2026) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan satu tersangka berinisial P.E.S. (26), warga Kecamatan Kunduran, yang berperan sebagai eksekutor penyuntikan gas. Sementara itu, tiga pelaku lain masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni M (pengoplos), serta S dan G (sopir).

Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat tentang aktivitas mencurigakan di wilayah Kunduran. “Petugas menemukan ratusan tabung gas, alat penyuntik modifikasi, serta dua unit truk yang digunakan untuk mengangkut barang bukti,” ujarnya.

Modus operandi pelaku adalah memindahkan isi LPG 3 kg subsidi ke tabung 12 kg dan 50 kg menggunakan selang regulator khusus. Dari pemeriksaan sembilan saksi, diketahui kegiatan ini sudah berlangsung dua kali dengan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 14,8 juta.

Barang bukti yang disita meliputi:

· 806 tabung LPG 3 kg berisi

· 18 tabung LPG 3 kg kosong

· 148 tabung LPG 12 kg kosong

· 12 tabung LPG 50 kg berisi

· 3 tabung LPG 50 kg kosong

· Puluhan selang regulator modifikasi, ratusan tutup segel, serta dua unit truk.

Tersangka P.E.S. dijerat Pasal 55 UU RI No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja (perubahan atas UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas), dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp 60 miliar.

“Kami imbau tiga pelaku yang masih buron untuk segera menyerahkan diri,” tegas Kompol Slamet Riyanto. Polres Blora juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi hingga kasus ini terungkap.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi