Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (14 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
NASIONAL 22 Juli 2026, 13:14 WIB 1,441 PDF

Polres Blora Bongkar Pengoplosan Gas LPG 3 Kg, Satu Tersangka Diamankan

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Polres Blora Bongkar Pengoplosan Gas LPG 3 Kg, Satu Tersangka Diamankan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Kepolisian Resor (Polres) Blora berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan niaga bahan bakar minyak dan gas bumi (LPG) bersubsidi. Praktik pengoplosan gas LPG 3 kg ke dalam tabung nonsubsidi ukuran 12 kg dan 50 kg digerebek di pekarangan warga Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Selasa (14/7/2026) dini hari.

Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan satu tersangka berinisial P.E.S. (26), warga setempat yang berperan sebagai eksekutor penyuntikan gas. Sementara tiga orang lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni M (pengoplos), serta S dan G (sopir).

Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto, S.H., M.H., menjelaskan pengungkapan berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di wilayah Kunduran.

“Petugas mengamankan satu pelaku di TKP beserta barang bukti ratusan tabung gas, baik subsidi maupun nonsubsidi, serta alat penyuntik modifikasi. Modusnya memindahkan isi gas LPG 3 kg ke tabung 12 kg dan 50 kg menggunakan selang regulator khusus,” ujarnya.

Dari pemeriksaan sembilan saksi dan tersangka, kegiatan ilegal ini telah berlangsung dua kali dengan kerugian negara ditaksir mencapai Rp 14,8 juta.

Barang bukti yang disita meliputi 806 tabung LPG 3 kg berisi, 18 tabung 3 kg kosong, 148 tabung 12 kg kosong, 12 tabung 50 kg berisi, 3 tabung 50 kg kosong, puluhan selang regulator modifikasi, ratusan tutup segel, dan dua unit truk.

Tersangka dijerat Pasal 55 UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja perubahan atas UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas, dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp 60 miliar.

“Kami imbau pelaku lain yang masih buron segera menyerahkan diri,” tegas Kompol Slamet Riyanto.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi