Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (15 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 20 Mei 2026, 17:19 WIB 778 PDF

Pengawasan MBG Diperketat, Satgas Lampung Selatan Tekankan Pengelolaan Limbah yang Aman

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pengawasan MBG Diperketat, Satgas Lampung Selatan Tekankan Pengelolaan Limbah yang Aman
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN INFODESA NEWS — Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Lampung Selatan memperketat pengawasan terhadap 141 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah setempat.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh operasional program berjalan sesuai standar, termasuk dalam hal pengelolaan limbah agar tidak menimbulkan persoalan lingkungan di masyarakat.

Hal tersebut diketahui saat Rapat Koordinasi Satgas MBG Kabupaten Lampung Selatan yang digelar di Aula Rajabasa, Kantor Bupati setempat,Rabu (20/5/2026).

Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto menegaskan, pengawasan tidak hanya difokuskan pada kualitas makanan dan distribusi kepada penerima manfaat, tetapi juga menyangkut tata kelola kebersihan dapur serta pembuangan limbah hasil kegiatan SPPG.

“Program MBG ini harus memberikan manfaat secara menyeluruh. Jangan sampai tujuan baik menyediakan makanan bergizi justru menimbulkan persoalan baru, terutama terkait limbah yang dapat mengganggu lingkungan maupun kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan, seluruh pengelola SPPG diminta menerapkan standar kebersihan dan sistem pengelolaan limbah yang baik, mulai dari pemisahan sampah organik dan nonorganik hingga memastikan saluran pembuangan tidak mencemari lingkungan sekitar.

Selain itu, Satgas MBG juga terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap seluruh SPPG. Pengawasan dilakukan dengan melibatkan lintas sektor guna memastikan operasional program berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan.

“Kami ingin seluruh SPPG benar-benar memperhatikan aspek sanitasi dan kebersihan. Ini penting agar program MBG dapat berjalan berkelanjutan dan diterima baik oleh masyarakat,” katanya.

Pihaknya juga mengimbau pengelola SPPG untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait apabila menghadapi kendala dalam pengelolaan limbah maupun operasional di lapangan.

Dengan pengawasan yang diperketat, Satgas MBG Lampung Selatan berharap program Makan Bergizi Gratis tidak hanya sukses meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga tetap ramah lingkungan dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar.

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan Polres Lampung Selatan, AKP Abqoriah, menjelaskan bahwa pengawasan lapangan akan dibagi ke dalam empat rayon untuk memudahkan koordinasi dan efektivitas monitoring.

Rayon 1 meliputi Kecamatan Bakauheni, Ketapang, Sragi, Palas, dan Penengahan. Rayon 2 mencakup Rajabasa, Kalianda, Way Panji, dan Sidomulyo.

Rayon 3 meliputi Katibung, Way Sulan, Merbau Mataram, dan Candipuro. Sedangkan Rayon 4 mencakup Natar, Jati Agung, Tanjung Sari, dan Tanjung Bintang.

Menurut AKP Abqoriah, tim pengawasan terdiri dari unsur kesehatan, lingkungan hidup, serta instansi teknis lainnya yang bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

“Tim Satgas akan memastikan standar kesehatan, kebersihan, dan operasional SPPG berjalan sesuai ketentuan sehingga tidak menimbulkan persoalan di masyarakat,”ujarnya. (red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi