Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (18 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 10 November 2017, 19:25 WIB 1,329 PDF

Pemuda di Tlogowungu Pati Gantung Diri karena stres penyakitnya tak kunjung sembuh

Redaksi
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemuda di Tlogowungu Pati Gantung Diri karena stres penyakitnya tak kunjung sembuh
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

PATI, Infodesanews.com – Diduga terlalu lama menahan sakit epilepsi yang tengah dideritanya, seorang pemuda di Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Korban diketahui bernama Setyo Utomo (24). Tindakan bunuh diri itu pertama kali ditemukan pada Jumat (10/11/2017), sekitar pukul 06.30 Wib di dalam kamar rumahnya di Desa Tlogorejo Rt. 04 Rw. 01 Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.

Dari keterangan saksi mata bernama Djalidin (ayah korban) yang saat itu sedang membuka kamar korban melihat memakai baju warna abu abu korban sudah dalam keadaan gantung diri di usuk rangka atap.

Kemudian, saksi meminta tolong kepada warga sekitar dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Tlogowungu. Petugas datang melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap korban dengan dibantu tenaga medis dokter dari Puskesmas Tlogowungu.

Setelah dilakukan pemeriksaan, didapat hasil bahwa korban meninggal dunia karena gantung diri diduga akibat stres penyakit epilepsinya sering kambuh dan tidak ada bekas kekerasan.

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan, S.I.K melalui Kapolsek Tlogowungu AKP Hariyono, S.H mengatakan, korban gantung diri lantaran derita sakit Epilepsi yang dideritanya. “Keterangan dari pihak keluarga bahwa korban mengalami sakit epilepsi yang sering kambuh,” kata AKP Hariyono.

Jelasnya, Saai ini Jenazah korban sudah di serahkan ke pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman dan pihak Keluarga korban sudah menerima dengan baik dan iklhas. (Hms Polres)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi
Jurnalis Terverifikasi Dewan Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi