Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (17 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (23 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
KHAZANAH 28 Januari 2023, 22:08 WIB 1,845 PDF

Pemkot dan FBM Sepakat Akan Terus Lestarikan Budaya Kota Solo

admin
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Pemkot dan FBM Sepakat Akan Terus Lestarikan Budaya Kota Solo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS | Ketua Yayasan Forum Budaya Mataram, Dr. BRM Kusumo Putra, mengaku prihatin dengan keberadaan objek, tempat dan cagar budaya di kota Solo beberapa tahun terakhir. Pasalnya, ada dugaan banyak pelanggaran hukum atas objek cagar budaya tersebut. 

Menurut Kusumo, ada beberapa objek cagar budaya yang disinyalir terdapat pelanggaran hukum. Salah satunya adalah seperti yang terjadi di lokasi bekas tembok Keraton Kartasura dan Singopuran. Serta bangunan kompleks Tumenggungan di Solo.

“Pemerintah hukumnya wajib melestarikannya, karena hal itu sudah diatur dalam Undang-undang No. 11 Tahun 2010,” ujarnya saat Diskusi Forum Budaya Mataram di Aula Fak. Ilmu Komputer UNDHA AUB Surakarta, Sabtu (28/1). 

Ia mengatakan bahwa dalam kegiatam diskusi budaya ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi terkait pelestarian budaya yang ditujukan kepada Pemerintah Kota Solo dan pemerintah pusat. Termasuk kementrian terkait dan badan cagar budaya.

 

Sementara itu, Wakil Walikota Solo Teguh Prakosa yang juga hadir dalam acara mengatakan bahwa Pemkot tetap fokus dan terus memberikan perhatian penuh di bidang budaya. “Sektor budaya diharapkan juga dapat menjadi tumpuan untuk mendapatkan pemasukan ekonomi daerah,” katanya.

Oleh karena itu, Pemkot Solo tetap komitmen membangun Kota Solo menjadi modern, bertumpu pada budaya sebagai upaya pelestarian yang berkelanjutan. (*/Panut JP/red slo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi