Senin, 9 November 2026
TERKINI
• Luwes Orange Run Meriahkan HUT ke-59 Luwes Grup di Blora (16 jam yang lalu) • Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (1 hari yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (1 hari yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (2 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (2 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (2 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (2 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (2 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (2 hari yang lalu)
INFODESA 21 Maret 2023, 10:26 WIB 534 PDF

PAGI INI, Kelurahan Mojo Adakan Sosialisasi Tuberculosis

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

PAGI INI, Kelurahan Mojo Adakan Sosialisasi Tuberculosis
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO, INFODESANEWS.COM |  Dalam rangka antisipasi penyakit TBC, Kelurahan Mojo pagi ini melaksanakan Sosialisasi TUBERCULOSIS (TB Paru) di Aula Kelurahan Mojo Kecamatan Pasar Kliwon Surakarta.  Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua RW, kader kesehatan dan pemuka masyarakat se Kelurahan Mojo. 

Menurut dr. Riski dari Puskesmas sangkrah selaku narasumber menyampaikan bahwa gejala TBC harus diidentifikasi dan dicegah sedini mungkin seperti  batuk, sesak napas, nyeri pada dada, berkeringat malam, demam dan penurunan berat badan.

Oleh karena itu perlu pemeriksaan pada dahak, Tes Nantoux (Anak), foto Rontgen dada  serta pengobatan TBC selama 6 bulan. “Untuk pencegahanya sangat perlu menerapkan perilaku PHBS serta etika batuk dan bersin. Selain itu pada anak dapat juga  dilakukan imunisasi BCG karena yang berisiko terkena TBC adalah anak anak, lansia maupun perokok,” ujarnya.

Sementara itu, nara sumber dr. Keny dari Dinas kesehatan Surakarta menyampaikan bahwa TBC bisa sembuh asal rutin berobat selama 6 bulan, dengan syarat  tidak boleh terputus pengobatannya. “Kita harus waspada dengan terjangkitnya TBC, maka kalau ada salah satu keluarga  terjangkit TBC semua keluarga harus kontrol dan minum obat karena riskan penularan TBC,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Lurah Mojo Drs. Nurochman, M.Si juga menyampaikan bahwa kelurahan Mojo harus benar benar kerjasamanya untuk mengantisipasi TBC, karena sesuai hasil USG ada 211 warga yang terindikasi penyakit TBC. “Kami berharap para kader kesehatan, RW, tokoh masyarakat menyampaikan bahaya TBC di dalam masyakat,” ungkapnya.

Nurochman juga mengajak kepada warga agar selalu menjaga kebersihan serta pola hidup sehat sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga. (Syahrir Rozie/Red Slo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi