Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (16 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (22 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
LIFESTYLE 18 Februari 2022, 11:50 WIB 1,623 PDF

Obyek Wisata Dewi Sri Diburu Para Pengunjung, Inilah Sebabnya

admin
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Obyek Wisata Dewi Sri Diburu Para Pengunjung, Inilah Sebabnya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS –  Apabila Kabupaten Rembang memiliki objek wisata Pasar Brumbung, maka di Kabupaten Pati juga memiliki objek wisata Pasar Dewi Sri. Pasar tersebut merupakan objek wisata pasar tradisional syariah yang menyajikan kuliner-kuliner halal dan tradisional khas Pati. Objek wisata Pasar Dewi Sri terletak di Desa Sidoluhur, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati.

Agar dapat menjangkau objek wisata ini, pengunjung tidak perlu khawatir karena akses jalan menuju objek wisata ini sangat mudah.” Berbeda dengan Pasar Brumbung di Rembang yang harus masuk jalan-jalan pedesaan, Pasar Dewi Sri hanya perlu melewati jalan raya.

Pasalnya, Pasar Dewi Sri terletak di pinggir jalan raya Ronggo-Batangan, sehingga semua kendaraan baik roda dua ataupun roda empat dapat menyusuri sepanjang jalan raya ini.

Selain itu, Objek Wisata Pasar Dewi Sri dipenuhi dengan berbagai macam jajanan tradisional seperti gethuk, ereng-ereng (khas Jaken Pati), cenil dan jajanan tradisional.

Maka dengan demikian, objek wisata ini juga memberikan fasilitas gajebo dan spot selfie di dalam tentang fasilitas.” diharapkan pengunjung dapat menggunakannya sebagai tempat bersantai dengan keluarga, sanak saudara ataupun teman-teman sambil menikmati jajanan tradisional ataupun pemandangan sawah yang sejuk di sore hari.

Sementara itu, ada salah satu pengunjung yang berasal dari Pucakwangi bernama Caca saat diwawancarai awak media dilokasi ia mengaku sangat menikmati jajanan tradisional yang enak dan gurih. Selain makanan ada juga menikmati pemandangan sawah yang kekuning-kuningan tanda siap untuk dipanen.

“Pasar ini memberikan hiburan kepada keluarga saya karena saya dan keluarga dapat berkumpul menikmati jajanan tradisional yang unik dan enak. Sambil kita dapat berfoto dengan pemandangan sawah yang indah dan sejuk,Jumat (18/02/2022).

Caca dan keluarganya mengaku awalnya tidak mengetahui bahwa ada objek wisata yang dekat dengan rumahnya.” Ia pun sekarang sering berlibur hanya di daerah Rembang karena daerah pati objek wisatanya jauh.

“Keluarga saya biasanya kebanyakan malah berlibur di Daerah Rembang. Karena tempatnya dekat dan bagus wisatanya. Tapi kemarin saya melihat di facebook ada yang upload tentang wisata Dewi Sri, makanya keluarga saya ingin mencoba berlibur di sini.,” tutur Caca.

Adapun pengunjung lain yang bernama Ahmad dari Batangan menyampaikan bahwa objek wisata Pasar Dewi Sri dapat ditambahkan fasilitas terutama untuk kalangan anak-anak.

“Agar anak-anak tidak nangis sebaiknya diberi fasilitas permainan anak kecil misal ayunan dan tempat mainan dan Sebagai informasi, Pasar Dewi Sri dibuka setiap hari mulai Senin sampai sabtu dibuka mulai jam 16.00 – 20.00.”Sedangkan hari Minggu, mulai pukul 08.00 – 20.00. Selain itu, biaya masuk objek wisata ini tidak dipungut biaya apapun kecuali biaya parkir,”cetus Ahmas.(rizal)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #LIFESTYLE #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi