Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (17 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (23 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
KHAZANAH 01 Oktober 2023, 00:38 WIB 2,679 PDF

Ngaji Bareng Bersama Abah Ali, Ratusan Warga Padati Sekretariat DPC GRIB di Jalan KH Samanhudi

admin
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ngaji Bareng Bersama Abah Ali, Ratusan Warga Padati Sekretariat DPC GRIB di Jalan KH Samanhudi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO- INFODESANEWS.COM, DPC GRIB Jaya Solo (Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu) pada Sabtu (30/9/2023) mengadakan pengajian dengan tajuk “GRIB Ngaji Bareng Bersama Abah Ali” yang menghadirkan pengasuh Ponpes Takmirul Islam Ustadz Ali sebagai penceramah.

Kegiatan Ngaji Bareng tersebut dilaksanakan di Sekretariat GRIB Jaya Solo, Jl. Kyai Samanhudi Laweyan Surakarta pukul 19.30 WIB.

Sri Sunaryati (Caleg DPRD Kota Surakarta Partai Gerindra Dapil II Kecamatan Laweyan) saat memandu doa bersama kepada warga yang hadir (foto:dok)

Pengajian dihadiri warga dan para mantan Preman yang telah bertaubat dijalan Allah bersama para tokoh masyarakat Solo antara lain, Usman Amirodin (Tokoh Eksponen 66), Sri Sunaryati (Caleg DPRD Kota Surakarta Partai Gerindra Dapil II Kecamatan Laweyan), Mbah Jantit (Budayawan Solo), Ketua Umum GRIB Jaya Solo Rahmat Jati Priyono, Wakil Ketua & Pelaksana Harian GRIB Bandono serta OKK Aris.

Perwakilan pengurus GRIB dari DPC Klaten dan DPC Boyolali juga tampak hadir bersama ratusan anggota GRIB Soloraya.

Usman Amirodin (tokoh eksponen 66) didampingi Wakil Ketua & Pelaksana Harian GRIB Solo Bandono (foto:dok)

Ustadz Ali (Abah Ali-red) dalam kesempatan tersebut mengajak kepada seluruh warga yang hadir dan anggota GRIB Solo untuk terus menjalin persatuan dan kesatuan agar organisasi pimpinan Herkules ini semakin jaya bermanfaat bagi sesama. “Tentunya memberi manfaat bagi umat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Abah Ali, dalam ceramahnya mengatakan tentang kehidupan dimana tiap manusia terlahir dari keturunan yang sama yaitu nabi Adam dan Siti Hawa, sehingga manusia dengan manusia lainnya tidak boleh saling menjelekkan. Dalam hidup bermasyarakat kita diwajibkan untuk saling menghormati dan menghargai.

“Hilangkan rasa iri, dengki, sirik dan penyakit hati lainnya agar hidup kita bahagia,” tutur Abah Ali.

Disampaikan pula, bahwa terdapat dua hal yang banyak diinginkan manusia, pertama kaya dan kedua panjang umur.  Jika ingin panjang umur dan banyak rejeki maka perbanyak bersilahturahmi.

Pengajian juga diisi dengan tanya jawab sharing bersama warga dan anggota GRIB sebagai wujud kebersamaan untuk menambah wawasan keislaman.

Sementara itu Ketua DPC GRIB Jaya Solo Rahmad Jati Priyono menyampaikan bahwa dalam acara Ngaji Bareng Bersama Ustadz Ali dibangun atas tiga pondasi, pertama Ukhuwah Islamiyah Wathoniyah Basyariyah yang artinya persaudaraan antar warga negara, kedua Hubbul Wathon Minal Iman artinya artinya cinta tanah air adalah bagian dari iman, dan ketiga adalah surat Al-hujurat ayat 13, berisi pedoman tentang hubungan antar sesama manusia.

“Semua dalam rangka menjawab tantangan modernisasi dalam beragama dimana mulai terlihat cara beragama yang merusak ikatan kebangsaan dengan tekanan yang mewujud pada pilihan sikap dan mempolitisasi agama dengan sikap majoritarianism dimana yang terkuat dan terbesar berhak memberi sikap dan keputusan yang berpengaruh di dalam masyarakat,” ucapnya.

Rahmad berharap, usai pengajian akan timbul sikap saling menghormati dan menghargai segala perbedaan, menjaga persatuan, cinta tanah air, membela tanah air dapat teraktualisasi di dalam mindset dan sikap para jemaah pengajian dalam kehidupan keseharian. (Redslo)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #KHAZANAH #infodesanews #kabarindonesia
admin
Jurnalis Terverifikasi Wartawan / Pewarta Redaksi

admin

Jurnalis dan kontributor portal berita siber INFODESANEWS - Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi