Minggu, 8 November 2026
TERKINI
• Perkuat Sinergi Memajukan Pendidikan, FGM Jateng Gelar Silahturahmi Akbar (17 jam yang lalu) • Nasdem Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Sukorejo di Tengah Kemarau Panjang (23 jam yang lalu) • Jangan Hanya Bicara Lampung Selatan Maju, Ismail Desak Perda Pesantren Segera Diparipurnakan (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Gandeng PT Agrinas Pangan Nusantara Kembangkan Kawasan Sentra Produksi Pangan (1 hari yang lalu) • Anggota Banggar, Agus Sartono Sentil Rekanan Tak Koordinasi dengan Camat, Dishub Diminta Tindak Overload (1 hari yang lalu) • Jenggis Khan Haikal Soroti Dampak Wacana Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, Sekda Siap Koordinasikan ke Pusat (1 hari yang lalu) • LSM PRO RAKYAT Desak Green SM Disetop,Pembangunan Pool Way Halim Segera Disegel (1 hari yang lalu) • Bukan Sekadar Hiburan, Lamsel Fest 2026 Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Daerah (1 hari yang lalu) • Parenting Akbar SMK Muhammadiyah 6 Gemolong Hadirkan Ustaz Pujiono, Perkuat Sinergi Orang Tua dan Sekolah dalam Mendidik Generasi Saleh (1 hari yang lalu) • Jelang Lamsel Fest 2026, Pemkab Benahi Wajah Pusat Pemerintahan (1 hari yang lalu)
NASIONAL 31 Juli 2026, 19:38 WIB 2,782 PDF

Menteri Zulhas Bungkam soal Temuan MinyaKita di SPPG Blora, Fokus Bahas Program Koperasi

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Menteri Zulhas Bungkam soal Temuan MinyaKita di SPPG Blora, Fokus Bahas Program Koperasi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memilih bungkam dan enggan berkomentar saat ditanya mengenai temuan penggunaan minyak goreng rakyat (Minyakita) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Blora. Padahal, barang Domestic Market Obligation (DMO) dari negara tersebut diduga digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Sekarang ngomong lele dulu ya,” ujar Zulhas singkat kepada wartawan usai mengunjungi bantuan Bio Flok di Koperasi Merah Putih, Desa Kamolan, Kecamatan/Kabupaten Blora, Jumat (31/07/2026).

Sebelumnya, SPPG Bogowanti, Kecamatan Ngawen, Blora ditemukan menggunakan MinyaKita saat sidak gabungan menyusul insiden keracunan MBG yang menyebabkan 19 siswa SD dilarikan ke Puskesmas Ngawen pada Senin (20/07/2026).

Meski tak menanggapi polemik tersebut, Zulhas justru memaparkan sinergi program MBG dengan Koperasi Merah Putih. Ia menegaskan kedua program ini tidak hanya menekan stunting, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa.

“Nanti SPPG itu perlu ikan, perlu macem-macem, itu disuplai oleh koperasi, koperasi desa, nelayan, dan seterusnya,” katanya.

Zulhas menambahkan, infrastruktur koperasi di pesisir telah disiapkan untuk menampung hasil laut, sehingga nelayan tak lagi terjebak harga murah dari tengkulak. Sementara koperasi di darat mendapat bantuan usaha untuk mendukung pasokan ke SPPG.

“Kalau nggak laku, dibeli koperasi, nanti koperasi suplai ke SPPG,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi ini menciptakan pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa dengan memberdayakan masyarakat produktif.

“Nggak cukup hanya kasih 10 kilo. Karena produktif itu kehormatan,” tegasnya.**Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi